MITRA VALORA NEWS

Minggu, 2019-05-19 09:02 WIB

Mahyeldi Ucapkan Terima Kasih ke Relawan Mahen

<p>Mahyeldi Ucapkan Terima Kasih ke Relawan Mahen<p>

VALORAnews - Wali Kota Padang, H Mahyeldi menyampaikan terima kasih tak terhingga kepada seluruh relawan yang berperan aktif dengan ikhlas mendukung...

KPU Solsel Pindahkan Lokasi Pelipatan Surat Suara, Ini Penyebabnya

AI Mangindo Kayo | Kamis, 14-03-2019 | 21:02 WIB | 74 klik | Kab. Solok Selatan
<p>KPU Solsel Pindahkan Lokasi Pelipatan Surat Suara, Ini Penyebabnya<p>

Proses pelipatan dan penyortiran surat suara di aula kantor bupati Solsel. Proses ini awalnya di Gudang Sungai Lambai kemudian dipindahkan ke Aula Sarantau Sasurambi. (humas)

VALORAnews - Komisi Pemilihan Umum Solok Selatan, memindahkan lokasi pelipatan surat suara dari Gudang Sungai Lambai ke Aula Sarantau Sasurambi, supaya prosesnya lebih cepat selesai.

"Setelah beberapa hari pelipatan banyak PPK dan PPS yang datang kegudang KPU untuk melipat tetapi daya tampung sedikit, sehingga ruangan tidak mencukupi. Oleh sebab itu, dicari tempat yang lebih besar untuk melakukan penyortiran dan pelipatan," kata Ketua KPU Solok Selatan, Nila Puspita.

Ia menyebutkan, petugas mengangkut surat suara yang akan disortir dan dilipat ke Aula Sarantau Sasurambi. Setelah selesai dilipat, katanya, petugas langsung membawanya ke gudang milik KPU di Sungai Lambai untuk disimpan.


Dia mengatakan, agar penyortiran dan pelipatan surat suara bisa selesai lebih cepat pihaknya juga memperbolehkan masyarakat berprtisipasi. Saat di gudang KPU, katanya, hanya PPK dan PPS yang menyortir dan melipat tetapi sekarang membuka peluang untuk masyarakat.

Supaya bisa menampung petugas pelipatan lebih banyak, katanya, makanya dicari ruangan lebih besar sehingga dipinjam aula Sarantau Sasurambi milik Pemkab.

"Kami akan melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara di aula milik pemerintah selama tiga hari," ujarnya.

Setelah itu, katanya, aula kembali digunakan Pemkab dan setelah kosong akan dipinjam lagi. Pada Jumat lebih dari 90 orang melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara.

KPU Solsel menemukan 44.968 surat suara rusak yang terdiri dari surat suara DPRD Provinsi 34.550 lembar, Presiden 2.470 lembar, DPRD Kabupaten 6.144 lembar dan DPD 1.804 lembar.

Jumlah surat suara rusak kemungkinan terus bertambah, sebab proses penyortiran dan pelipatan surat suara masih berlangsung.

Kerusakan yang ditemukan berupa bercak atau noda pada nomor urut atau gambar calon, sobek serta kosong atau hanya judulnya saja tetapi tidak ada nama calonnya.

Kordiv Hukum, Pecegahan dan Penindakan Bawaslu Solok Selatan, Suryanti mengatakan, pihaknya menempatkan tujuh petugas untuk mengawasi proses pelipatan di aula Sarantau Sasurambi.

"Kami tidak menemukan pelanggaran selama pelipatan dan kami akan terus mengawasi dan mendampingi proses pengangkutan kertas surat suara dari dan ke gudang KPU," ujarnya. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar