MITRA VALORA NEWS

Pendapatan BIM Merosot Tajam

AI Mangindo Kayo | Rabu, 15-05-2019 | 17:21 WIB | 135 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Pendapatan BIM Merosot Tajam<p>

Apron Bandara Internasional Minangkabau, dijepret beberapa bulan lalu. (istimewa)

VALORAnews - PT Angkasa Pura II (Persero) Cabang BIM mengalami penurunan dari sisi pendapatan sebesar 25 persen dari target RKA yang dicanangkan oleh korporasi, per April 2019. Angka ini diambil dari target sisi aeronautika, yang diakibatkan menurunnya jumlah penerbangan dan penumpang yang mencapai 20 persen.

Demikian dikatakan Executive General Manager PT Angkasa Pura II (Persero) Cabang BIM, Dwi Ananda Wicaksana dalam pernyataan tertulis yang diterima, Rabu (15/5/2019). Menurut Dwi, pernyataan ini dirilis terkait pertanyaan berbagai awak media, terkait dampak penurunan jumlah penumpang dan penerbangan yang sudah berlangsung sejak Januari 2019 di BIM.

"Rata-rata pergerakan penumpang BIM dalam kondisi normal di tahun 2018 adalah 11.000 pax lebih kurang dengan total pergerakan pesawat 84 per hari. Dalam realisasinya sampai April 2019, angka pergerakan penumpang hanya menyentuh 7.000 sampai 8.000 penumpang per hari," ungkap Dwi seputar pemicu tak tercapainya target tersebut.


Penurunan angka pergerakan tersebut, terang Dwi, sangat besar pengaruhnya terhadap pendapatan BIM secara umum. "Berbagai cara sudah kita coba lakukan, baik terhadap maskapai maupun bersama regulator. Memang kenyataannya tidak mudah untuk menghadapi keadaan seperti saat sekarang ini," kata Dwi yang enggan menyebutkan nominal target yang tak tercapai itu.

Memasuki Mei 2019 yang merupakan awal Ramadhan 1440 H, ungkap Dwi, sebagaimana trend sebelumnya bahwa dua minggu pertama merupakan low season, sehingga pergerakan penumpang di BIM semakin jauh turun ke angka 4.000 pax rata rata per hari.

"Untuk rute Internasional, sebenarnya cukup terbantu dengan 3 penerbangan regular yang load factor sangat baik serta adanya beberapa penerbangan charter Umroh," ungkap dia.

"Harapan kita tentunya pada mudik lebaran ini, jumlah penerbangan akan kembali normal sebagaimana tahun lalu sehingga dapat membantu pencapaian pendapatan BIM," tambah Dwi. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Provinsi Sumatera Barat