MITRA VALORA NEWS

Baznas Padang Bagikan 30 Ribu Voucher Senilai Rp4,5 Miliar

AI Mangindo Kayo | Rabu, 15-05-2019 | 16:54 WIB | 129 klik | Kota Padang
<p>Baznas Padang Bagikan 30 Ribu Voucher Senilai Rp4,5 Miliar<p>

Wawako Padang, Hendri Septa didampingi jajaran, menerima infak senilai Rp300 juta dari pimpinan UPI YPTK, H Herman Nawas, yang diperuntukkan bagi 2.000 fakir/miskin yang ada di Kecamatan Lubuk Begalung pada pembukaan Semarak Ramadhan di Masjid Agung Nurul Iman, Rabu (15/5/2019). (humas)

VALORAnews - Pemko Padang melalui Dinas Perdagangan bekerjasama dengan Baznas Kota Padang, menggelar pasar murah atau bazar sembako dalam rangkaian program kegiatan Semarak Ramadan di 1440 H/2019 M.

Kegiatan yang digelar kesepuluh kalinya ini, bertujuan untuk meringankan penderitaan masyarakat kurang mampu disaat Ramadan hingga lebaran, sekaligus menekan pengendalian inflasi di Kota Padang. Kegiatan tersebut dibuka Wali Kota Padang, Mahyeldi beserta Wakil Wali Kota Hendri Septa.

Juga hadir di kesempatan itu unsur Forkopimda Kota Padang, Ketua Baznas Kota Padang Epi Santoso, unsur Kemenag dan para donatur.


"Alhamdulillah, dalam pasar murah ini membagikan voucher belanja dari Baznas Kota Padang kepada sebanyak 30 ribu rumah tangga miskin (mustahik) senilai Rp4,5 miliar," ungkap Mahyeldi sewaktu membuka kegiatan yang dilangsungkan di Masjid Agung Nurul Iman, Rabu (15/5/2019) itu.

Di samping itu, ungkap Mahyeldi, Pemko juga mengucapkan terima kasih kepada Kampus UPI YPTK yang dipimpin H Herman Nawas, yang turut membantu dengan menyerahkan sebanyak Rp300 juta yang diperuntukkan bagi 2.000 fakir/miskin yang ada di Kecamatan Lubuk Begalung.

Mahyeldi pun mengucapkan terima kasih kepada Baznas Kota Padang, para distributor dan juga muhsinin/donatur. Sehingga, bazar dan pasar murah dapat digelar di Masjid Agung Nurul Iman, yang juga dibarengi pada beberapa titik di setiap kecamatan se-Kota Padang.

"Jika ada yang mau berpartisipasi lagi silahkan mendatangi pihak Baznas Kota Padang. Karena memang untuk masyarakat Kota Padang ada lebih kurang 6.000 KK lagi yang belum tercover, saat ini masih 30 ribu KK," terangnya.

"Semoga, pasar murah ini akan meringankan beban warga dan saudara-saudara kita sekaligus mengendalikan inflasi di Kota Padang," tukasnya.

Mahyeldi juga mengajak masyarakat Kota Padang untuk memperbanyak tadarus daripada update status. Kemudian berbelanjalah sesuai kebutuhan bukan keinginan.

"Insyaa Allah, semoga kita dapat melaksanakan ibadah Ramadan tahun 1440 H ini secara maksimal dan mengantarkan kita menjadi orang yang bertakwa kepada Allah Swt," tukasnya.

Ketua Baznas Padang, Epi Santoso menerangkan, Semarak Ramadan ini akan berlangsung dari 15-25 Mei 2019 mendatang, mulai pukul 09.00 hingga pukul 16.00 WIB setiap harinya di Masjid Agung Nurul Iman.

Sementara, terkait paket voucher yang diberikan yakni senilai Rp150 ribu yang terdiri dari enam bagian kupon senilai Rp25 ribu per kuponnya. Melalui kupon tersebut masyarakat bisa menukarkannya sesuai kebutuhan masing-masing pada tiap stand yang tersedia.

Selain penyerahan voucher Ramadhan dan santunan anak yatim juga digelar Lomba Nasyid dan Lomba Tahfidz Da'i Muda untuk menambah semaraknya kegiatan yang dilangsungkan di Masjid Agung Nurul Iman tersebut.

"Tersedia 46 stand di pasar murah ini dengan rincian 20 stand untuk UMKM dan 24 stand untuk para grosir. Masyarakat bebas menukarkan kupon yang mereka miliki dengan apa saja sesuai kupon, jika kurang bisa ditambah dengan uang," tambahnya.

Dijelaskannya, pemilihan penerima voucher berdasarkan database yang didapatkan dari Dinas Sosial Kota Padang, ada sekitar 36 ribu data warga yang seharusnya mendapatkan.

"Penyalurannya kami meminta bantuan lewat masjid dan mushala, mereka tentu tahu masyarakat mana yang memiliki ekonomi lemah atau tergolong kurang mampu," jelasnya.

Epi menerangkan, bagi warga yang belum mendapatkan voucher, diberitahukan bahwa tidak menutup kemungkinan untuk masih bisa mendapatkannya.

"Dari 36 ribu data, kami baru sanggup sediakan untuk 30 ribu paket. Sedangkan bagi warga yang tidak memiliki voucher, jangan berkecil hati. Karena masih bisa berbelanja di sini tentunya dengan harga murah. Perbandingannya mencapai 5 hingga 10 persen lebih murah dibandingkan dengan harga di pasar," terangnya.

Pembukaan pasar murah ini ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wakil Wali Kota Padang, Hendri Septa yang dilanjutkan dengan peninjauan masing-masing stand yang menjual berbagai sembako dan kebutuhan pokok lainnya di pasar murah tersebut. Dalam kesempatan itu Hendri Septa tampak disambut antusias pedagang sembari meminta swafoto bersama. (rls/vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar