MITRA VALORA NEWS

Sabtu, 2019-12-07 16:49 WIB

Mahyeldi Harapkan Kampung KB Bukik Karan jadi Percontohan Nasional

<p>Mahyeldi Harapkan Kampung KB Bukik Karan jadi Percontohan Nasional<p>

VALORAnews - Kampung KB Bukit Karan diharapkan muncul jadi percontohan nasional dan salah satu lokus kunjungan pada Hari Keluarga Nasional 2020...

Jembatan Kayu Tanam Bisa Dilalui Kembali, Pembangunan Ulang Tuntas

AI Mangindo Kayo | Kamis, 30-05-2019 | 15:57 WIB | 191 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Jembatan Kayu Tanam Bisa Dilalui Kembali, Pembangunan Ulang Tuntas<p>

Jembatan Kalu yang merupakan penghubung Jalan Lintas Sumatera ruas Padang-Bukittinggi, kembali bisa dilalui mulai Kamis (30/5/2019). Jembatan ini sempat hanyut dibawa air bah pada medio November 2018 lalu. (humas)

VALORAnews - Jembatan Batang Kalu, Kayu Tanam, Padangpariaman yang ambruk pada November 2018 kembali bisa dilalui. Jembatan tersebut sangat penting, karena menghubungkan jalur arteri, Padang-Bukttinggi yang merupakan Jalan Lintas Sumatera.

"Alhamdulillah, jembatan ini sudah bisa digunakan kembali, mari kita manfaatkan dan jaga terus, apalagi dalam waktu dekat arus mudik lebaran," sebut Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit saat meresmikan jembatan tersebut, Kamis (30/5/2019).

Selesainya jembatan ini, menurut Nasrul Abit, tidak lepas dari kerja keras Kemneteriaan Pekerjaan Umum yang telah menyelesaikan proyek pembangunan jembatan ini, serta yang tidak kalah penting dukungan dari masyrakat sekitar.


"Kita di Pemprov, awalnya sempat khawatir bila pembangunan jembatan ini tidak selesai sebelum lebaran Idul Fitri 1440 H ini, sebab bisa menimbulkan kemacetan total ketika arus mudik, apalagi tahun ini jumlah pemudik ke Sumbar diprediksi meningkat 30-40 persen. Kita sangat berterimakasih kepada Kementerian Pekerjaan Umum," katanya.

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional III Padang, Aidil Fikri mengatakan, pembangunan jembatan ini mulai dikerjakan sejak Maret 2019 lalu atau sekitar 2,5 bulan, dengan biaya mencapai Rp10 miliar lebih. Panjang jembatan 30 meter dan lebar 10 meter.

"Semoga jembatan ini memperlancar arus mudik di Sumbar. Jika volume kendaraan naik menjelang lebaran, maka dua jembatan darurat yang digunakan selama pembangunan jembatan Batang Kalu dapat dioperasikan kembali," terangnya.

Selain menghubungkan Padang-Bukittinggi, jembatan Batang Kalu juga menghubungkan Padang dengan Padangpanjang, Payakumbuh, Pekanbaru dan Medan. (rls/vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Provinsi Sumatera Barat