MITRA VALORA NEWS

Sabtu, 2019-12-07 17:58 WIB

20 Peserta Ikuti PPPA Angkatan III APSI Sumbar

<p>20 Peserta Ikuti PPPA Angkatan III APSI Sumbar<p>

VALORAnews - Sebanyak 20 orang Sarjana Hukum dan Sarjana Agama Syariah, mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Profesi Advokat (PPPA) yang digelar...

Irfendi Arib Ajak KPM PKH Tingkatkan Kreatifitas

AI Mangindo Kayo | Sabtu, 22-06-2019 | 09:14 WIB | 101 klik | Kab. Lima Puluh Kota
<p>Irfendi Arib Ajak KPM PKH Tingkatkan Kreatifitas<p>

Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi dan Ketua TP PKK Monalisa Irfendi Arbi menyerahkan kartu peralihan dari rastra ke bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) usai acara halal bi halal silaturahmi Jorong Kampuang Patai, Rabu (19/6/2019). (humas)

VALORAnews - Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi mendorong para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH), untuk lebih kreatif lagi dalam meningkatkan produktifitas perekonomian keluarganya. Dengan begitu, kedepan, KPM itu bisa lepas dari berbagai bantuan sosial.

Hal itu disampaikan Irfendi Arbi, dalam sambutannya pada acara halal bi halal silaturahmi taragak basuo KPM-PKH se-Nagari Pandam Gadang, Kecamatan Gunuang Omeh, di lapangan bola kaki Jorong Kampuang Patai, Rabu (19/6/2019).

"Kita berharap, penerima bantuan sosial seperti KPM-PKH ini terus berinovasi dan berupaya meningkatkan produktifitas keluarganya. Jika perekonomian mereka sudah membaik dan telah mandiri secara sosial ekonomi, tentunya bantuan sosial itu bisa dihentikan," tutur Irfendi yang didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Limapuluh Kota, Monalisa Irfendi Arbi.


Terkait dengan ini, lanjut Irfendi, para pendamping PKH tentunya diharapkan benar-benar memiliki semangat dalam mendorong terjadi perubahan perilaku dan kemandirian KPM PKH. Pendamping PKH selaku perpanjangan tangan pemerintah tentunya diharapkan aktif memberikan bimbingan sehingga KPM-PKH bisa melakukan graduasi (mengundurkan diri dari penerima bantuan).

"Kita meminta para pendamping KPM-PKH tidak hanya terpaku dengan bantuan sosialnya saja, tetapi juga membuat program atau inovasi yang bisa membuat kemandirian. Harapan kita, KPM-PKH ke depannya harus bisa lepas dari bantuan pemerintah," papar Irfendi sembari berharap para penerima bantuan sosial itu bisa menjadi contoh bagi masyarakat dalam meningkatkan produktifitas usaha perekonomian keluarga.

Irfendi juga mengajak para penerima PKH, untuk tetap memperkokoh persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat. Sebab, dewasa ini tidak sedikit berita bohong yang bisa memecah persatuan beredar diberbagai media sosial.

"Jangan sampai masyarakat mudah terpengaruh oleh berbagai berita bohong yang mungkin saja disebarkan di berbagai media sosial. Untuk itu, semua informasi atau isu itu harus dicari dulu kebenarannya," ingat Irfendi.

Sebelumnya, tokoh masyarakat Pandam Gadang, Khairul Afid mengajak masyarakat, terus berinovasi dan lebih giat lagi dalam berusaha ekonomi. Tujuannya agar ke depan masyarakat Pandam Gadang semakin sejahtera.

"Kita terus mengajak masyarakat agar dapat menggunakan sebagian bantuan sosial yang diterimanya itu untuk modal usaha," simpul Khairul Afid sembari mengapresiasi kekompakan ratusan penerima PKH di nagari tersebut. (rls/kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar