MITRA VALORA NEWS

Selasa, 2019-01-15 23:54 WIB

SMPN 4 Solsel Miliki Ruang Kelas Baru

<p>SMPN 4 Solsel Miliki Ruang Kelas Baru<p>

VALORAnews - Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Selatan, H Yulian Efi meresmikan ruang kelas baru dan Ulang Tahun ke-40 SMPN 4 Solok Selatan, Selasa...

Dua Jembatan Dibangun, Sungai Kunyit ke Dharmasraya Diperkirakan Tembus 1 Jam

AI Mangindo Kayo | Jumat, 06-09-2019 | 16:47 WIB | 45 klik | Kab. Solok Selatan
<p>Dua Jembatan Dibangun, Sungai Kunyit ke Dharmasraya Diperkirakan Tembus 1 Jam<p>

Papan pengumuman proyek pengerjaan jembatan di Sangir Balai Janggo, Solok Selatan telah dipasang, menandai dimulainya pengerjaan dua unit jembatan senilai Rp15,1 miliar lebih. (humas)

VALORAnews -- Dua unit jembatan senilai Rp15,1 miliar lebih, dibangun 2019 ini tepatnya di Sangir Balai Janggo, Solok Selatan. Jembatan yang pembiayaannya bersumber dari APBN tersebut, akan menghubungkan Kabupaten Solok Selatan dengan Dharmasraya melalui rute Sungai Sungkai-Koto Sungai Kunyit-Batas Dharmasraya (Jorong Log Batu Sandi-red).

Camat Sangir Balai Janggo, Muslim mengatakan, pembangunan dua unit jembatan itu diperkirakan akan memangkas waktu tempuh dari Sungai Kunyit (Solsel) menuju Blok D Sungai Rumbai (Dharmasraya) hingga 1,5 jam.

"Dengan dibangunnya 2 unit jembatan ini, waktu tempuh Sungai Kunyit ke Dharmasraya sejauh 50 Km diperkirakan hanya 1 jam lebih. Biasanya, jika kita ambil jalur melalui PT KSI (Jalur Bus Damri-red) bisa memakan waktu hingga 2,5 jam," jelasnya, Jumat (6/9/2019).


Dua unit jembatan yang akan dibangun tersebut yakni Jembatan Batang Ganeh di Koto Sungai Kunyit serta jembatan Batang Jujuan di lokasi Plasma.

Di samping dua unit yang dibangun tahun ini, menurut Muslim, masih ada satu unit lagi yang perlu diperbaiki, yakni jembatan di Pos BPSJ. Saat ini, jembatan kecil di Pos BPSJ tersebut, sebenarnya masih bisa dilalui namun terlalu rendah sehingga air sungai naik ke jembatan, jika terjadi hujan.

"Dikarenakan keterbatasan alokasi anggaran pusat, tahun ini baru dibangun dua jembatan. Kita berharap, tahun depan bisa kembali dianggarkan untuk satu unit jembatan lagi," harapnya.

Mewakili masyarakat Sangir Balai Janggo, dia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada jajaran Pemkab Solsel dan Pemprov Sumbar, yang telah gigih menjemput dana APBN untuk pembangunan tersebut.

Ia juga berharap, pelaksana proyek dapat bekerja dengan baik dan sesuai dengan target yang ditetapkan. "Kita siap mendukung pembangunan jembatan tersebut, agar dapat berjalan dengan lancar," tukas Muslim.

Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Setdakab Solsel, Yul Amri mengatakan, sesuai arahan pimpinan, Pemkab terus berusaha mengusulkan ke pemerintah pusat untuk peningkatan akses jalan tembus Solsel ke Dharmasraya.

Disamping pembangunan jembatan di Sangir Balai Janggo senilai Rp15 miliar lebih, menurutnya, tahun ini di beberapa ruas lain juga akan segera dikerjakan beberapa proyek strategis lainnya secara bertahap.

"Ada Rp24 miliar dialokasikan untuk ruas jalan Abai (Solsel) ke Sungai Dareh (Dharmasraya) serta ruas jalan Taluak Aia Putiah - Tandai senilai Rp17,5 Miliar, yang nantinya diharapkan berkelanjutan hingga tembus ke Simpang PB dan terus ke Muaro Bungo," rincinya.

Untuk pekerjaan jalan Taluak Aia Putih - Tandai - Simpang PB, pekerjaannya menunggu izin dari kementerian terkait yang saat ini sedang melakukan survei kelayakan. Sedangkan ruas Abai - Sungai Dareh, sudah terkontrak dan sosialisasi ke masyarakat setempat.

"Mudah-mudahan, beberapa proyek APBN tersebut berjalan lancar dan terus berkelanjutan untuk tahun berikutnya, sehingga konektivitas Kabupaten Solok Selatan ke wilayah timur segera tuntas," harapnya. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kab. Solok Selatan