MITRA VALORA NEWS

Senin, 2019-10-21 19:14 WIB

Pimpinan DPRD Tanahdatar 2019-2014 dan Saidani Dilantik

<p>Pimpinan DPRD Tanahdatar 2019-2014 dan Saidani Dilantik<p>

VALORAnews - Ketua DPRD Tanahdatar, Roni Mulyadi Dt Bungsu dan Wakil Ketua Anton Yondra serta Anggota DPRD Saidani berikrar di hadapan tamu undangan....

Kelurahan Purus Luncurkan Program Keluarga Sajiwa

AI Mangindo Kayo | Jumat, 13-09-2019 | 17:47 WIB | 229 klik | Kota Padang
<p>Kelurahan Purus Luncurkan Program Keluarga Sajiwa<p>

Kepala Puskesmas Padang Pasir, dr Winanda, memberikan arahan pada peluncuran program Keluarga Sajiwa (Keluarga Sadar Jiwa) di Kelurahan Purus, Kecamatan Padang Barat, Kamis (12/9/2019). (veby rikiyanto/valoranews)

VALORAnews - Kelurahan Purus Kecamatan Padang Barat, meluncurkan program Keluarga Sajiwa (Keluarga Sadar Jiwa). Hal ini dilatarbelakangi, semua orang beresiko mengalami masalah kejiwaan. Untuk itu, diperlukan dukungan keluarga dan lintas sektor dalam mencegah dan mengatasi masalah kejiwaan di tengah masyarakat.

"Masalah kejiwaan bukan hanya terkait obat dan pengobatan saja, tetapi lebih kepada penerimaan dan perlakuan keluarga dan masyarakat di sekitarnya," ungkap seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kesehatan Jiwa dan Napza DKK Padang, Siska Era Putri, Kamis (12/9/2019).

Dikatakan Siska, hal yang harus dilakukan adalah dengan mengubah stigma masyarakat. "Jangan lagi menyebut kata 'orang gila.' Karena menimbulkan ketakutan dan stigma negatif. Tapi gantilah dengan istilah orang yang mengalami masalah kejiwaan," ujar Siska.


Orang yang mengalami masalah kejiwaan, menurutnya, perlu mendapat perhatian dan diperlakukan secara manusiawi selain penanganan medis.

Lurah Purus, Fajri Rahmad Ersya mengatakan, peran keluarga merupakan yang paling penting dalam mencegah permasalahan kejiwaan.

Komunikasi, interaksi serta hubungan yang harmonis didalam keluarga merupakan kunci utama dalam mencegah masalah kejiwaan.

"Pemerintah Kota Padang menghimbau dan mengajak masyarakat, untuk lebih menggiatkan program 18-21 dalam menciptakan kembali waktu berkumpul keluarga," ujar Fajri.

Melalui program 18-21, terang dia, keluarga dapat berkumpul dan membicarakan serta berdiskusi dan memecahkan masalah yang dihadapi oleh anak.

"Di sinilah peran orang tua dalam mendengarkan curhatan si anak sehingga anak tidak mencari tempat curhat di luar keluarga," tambah Fajri.

Kepala Puskesmas Padang Pasir, Winanda mengatakan, program Keluarga Sehat Jiwa ini merupakan implementasi dari inovasi program Bina Kawanko (Pembinaan Kawasan Beresiko) yang terintergrasi dengan program Pos Gizi, DBD, IVA serta Kesehatan Lingkungan.

"Saat ini, Kelurahan Purus terdata memiliki lebih dari 20 orang penderita masalah kejiwaan. Untuk itu, kita akan meningkatkan peran Posyandu Sadar Jiwa serta memberdayakan masyarakat untuk jadi Kelurahan Sadar Jiwa," ujar Winanda.

Posyandu Sadar Jiwa, nantinya akan berfungsi memantau kesehatan jiwa masyarakat di lingkungannya. "Orang yang mengalami masalah kejiwaan, jangan dijadikan beban tapi berdayakan agar mereka bisa mandiri," pungkas Winanda. (rls/vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Metro

Berita Kota Padang