MITRA VALORA NEWS

Senin, 2019-10-21 19:14 WIB

Pimpinan DPRD Tanahdatar 2019-2014 dan Saidani Dilantik

<p>Pimpinan DPRD Tanahdatar 2019-2014 dan Saidani Dilantik<p>

VALORAnews - Ketua DPRD Tanahdatar, Roni Mulyadi Dt Bungsu dan Wakil Ketua Anton Yondra serta Anggota DPRD Saidani berikrar di hadapan tamu undangan....

Belum Semua ASN Solsek jadi Anggota Koperasi DWP

AI Mangindo Kayo | Kamis, 10-01-2019 | 23:49 WIB | 89 klik | Kab. Solok Selatan
<p>Belum Semua ASN Solsek jadi Anggota Koperasi DWP<p>

Ketua Dharmawanita Persatuan Solok Selatan, Ny Bet Yulian Efi. (humas)

VALORAnews - Bupati Solok Selatan, H Muzni Zakaria dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan ketua Dharmawanita, Ny Bet Yulian Efi mendorong, aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemkab Solsel jadi anggota koperasi Dharma Wanita Persatuan (DWP). Hal itu katanya agar koperasi DWP berkembang lebih pesat lagi.

Ia mengatakan, saat ini Koperasi DWP berkembang cukup pesat baik di sisi modal, sisa hasil usaha dan perkembangan bidang usaha. Untuk mendukung lebih berkembang lagi, ia juga menginstruksikan agar ASN ikut andil jadi anggota Koperasi DWP.

"Salah satu hal yang jadi perhatian adalah perkembangan jumlah anggota, apakah ASN sudah menjadi anggota koperasi DWP. Dalam hal ini peran kepala OPD dan Ketua DWP unit OPD sangat berperan penting," imbuhnya.


Muzni berpesan, Koperasi DWP sangat prospektif, apalagi kalau seluruh anggota DWP telah terlibat menjadi anggota, dengan bertambahnya jumlah anggota, otomatis jumlah modal akan bertambah.

Senada dengan itu, Kabid Koperasi Dinas Perindustrian, Perdagangan, Keporasi Usaha Kecil Menengah (Perindagkop UKM), Azizah mengatakan, tiap tahun koperasi DWP selalu menjadi yang tercepat dalam melaksanakan RAT. Pada 2019 ini, koperasi DWP menjadi berada di peringkat ketiga melaksanakan RAT tahun buku 2018.

Ia juga mengapresiasi kinerja Koperasi DWP, yang masih bertahan sejak didirikan 2011 dengan jumlah anggota sebanyak 369 orang, dan tidak ada pinjaman macet.

Sebelumnya Ketua Koperasi DWP, Esi Erwin Ali menyebutkan, usaha simpan pinjam merupakan basis dari koperasi DWP, dari sisa hasil usaha menunjukkan perkembangan yang sangat baik, dan selalu meningkat tiap tahunnya.

Pada tahun buku 2015 berjumlah Rp110,971 juta, di tahun 2016 meningkat menjadi Rp176,059 juta, kemudian di tahun buku 2017 menjadi Rp176,8 juta dan di tahun 2018 meningkat menjadi Rp208,9 juta.

"Alhamdulillah tiap tahun meningkat secara signifikan," ungkapnya. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar