MITRA VALORA NEWS

Senin, 2019-10-21 19:14 WIB

Pimpinan DPRD Tanahdatar 2019-2014 dan Saidani Dilantik

<p>Pimpinan DPRD Tanahdatar 2019-2014 dan Saidani Dilantik<p>

VALORAnews - Ketua DPRD Tanahdatar, Roni Mulyadi Dt Bungsu dan Wakil Ketua Anton Yondra serta Anggota DPRD Saidani berikrar di hadapan tamu undangan....

Jembatan Taratak Tinggi Roboh Diterjang Banjir, Muzni: BPBD Segera Perbaiki

AI Mangindo Kayo | Minggu, 19-01-2019 | 23:52 WIB | 88 klik | Kab. Solok Selatan
<p>Jembatan Taratak Tinggi Roboh Diterjang Banjir, Muzni: BPBD Segera Perbaiki<p>

Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria meminjau lokasi bencana banjir di Kecamatan Pauh Duo. (humas)

VALORAnews - Bupati Solsel, H. Muzni Zakaria meminta jembatan Taratak Tinggi, Alam Pauh Duo, yang putus akibat diterjang banjir, segera diperbaiki oleh BPBD. Sebelumnya jembatan itu berstatus jembatan darurat yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat.

Jembatan yang cukup strategis tersebut menghubungkan antara Jorong Pinang Awan dengan Taratak Tinggi yang lokasinya tidak jauh dari Obyek Wisata Puncak Laras.

"Tolong segera dibantu perbaikan jembatan daruratnya, agar aktifitas warga di sini bisa berjalan lancar," instruksi Muzni saat meninjau beberapa titik lokasi akibat bencana banjir yang terjadi beberapa hari lalu, Sabtu (19/1/2019).


Turut mendampingi Muzni, Sekdakab H Yulian Efi, Staf Ahli Bupati Putra Nusa, OPD dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Camat KPGD, Sungai Pagu, dan Pauh Duo serta Kabag Humas Firdaus F dan pihak terkait lainnya.

Menanggapi permintaan bupati itu, Kepala BPBD Solsel, Sumardianto berjanji untuk segera membantu memperbaiki jembatan darurat tersebut.

"In Syaa Allah Senin kita perbaiki," ujarnya.

Sementara itu, ketika melakukan peninjauan ke beberapa sungai yang menyebabkan meluapnya air, yakni Batang Pagu dan Sapan Aie Angek, Muzi juga memberikan arahannya, agar OPD terkait termasuk pihak kecamatan dan juga kenagarian, untuk melakukan pengecekan langsung penyebabnya di hulu sungai.

"Tolong ini juga kita lakukan pengecekan, karena jarang-jarang sungai ini meluap seperti saat ini," tukasnya.

Diketahui, banjir yang terjadi pada Kamis malam (17/1/2019) akibat guyuran hujan yang cukup deras hingga akhirnya menyebabkan tiga kecamatan terkena dampak banjir yakni Koto Parik Gadang Diateh, Sungai Pagu dan Pauah Duo.

Dari data Pusdalop BPBD didapatkan, sebanyak 1.858 Jiwa yang berasal dari 505 KK jadi korban banjir tersebut. Banjir juga menyebabkan rusaknya beberapa infrastruktur yang ada, termasuk jembatan, serta kerugian pada sektor pertanian. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar