MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2019-11-14 15:55 WIB

Gempabumi Tektonik 4,8 SR Mengguncang Wilayah Padang

<p>Gempabumi Tektonik 4,8 SR Mengguncang Wilayah Padang<p>

VALORAnews - Gempabumi tektonik berkekuatan 4,8 skala richter (SR), mengguncang wilayah Padang dan sekitarnya, Kamis (14/11/2019) pukul 15.04 WIB....

Bupati Solsel Kumpulkan Forkopimda Bahas Isu Aktual

AI Mangindo Kayo | Senin, 14-10-2019 | 19:29 WIB | 216 klik | Kab. Solok Selatan
<p>Bupati Solsel Kumpulkan Forkopimda Bahas Isu Aktual<p>

Bupati Solsel, Muzni Zakaria foto bersama dengan jajaran Forkopimda usai Rapat Forum Koordinasi di Aula Tansi Ampek, Senin (14/10/2019). Rapat membahas isu strategis yang berkembang di tengah-tengah masyarakat. (humas)

VALORAnews - Bupati Solsel, Muzni Zakaria mengatakan, keterbukaan informasi sekarang memungkinkan masyarakat dengan mudah mengakses informasi dimana dan kapan saja. Sedangkan informasi yang didapat itu, belum tentu kejelasan dan sumbernya.

"Kita menyayangkan, adanya informasi yang disampaikan di media sosial yang tidak jelas tujuan dan maksudnya. Seharusnya juga disampaikan langsung ke unsur pemerintah terkait," sebut Muzni saat memimpin Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Solsel, di Aula Tansi Ampek, Senin (14/10/2019). Rapat membahas isu strategis yang berkembang di tengah-tengah masyarakat.

Muzni menyebutkan, sehubungan dengan dinobatkannya kawasan saribu rumah gadang sebagai kampuang adat terpopuler 2017, ia merencanakan agar satu hari dalam seminggu, seluruh ASN, anak sekolah dan masyarakat di kawasan saribu rumah gadang khususnya memakai pakai adat saat beraktivitas.


"Bagi laki-laki pakai baju koko dan memakai celana batik," ungkapnya.

Hal itu, jelasnya, agar ada sesuatu yang berbeda di Solok Selatan khususnya di kawasan saribu rumah gadang, sehingga diharapkan akan menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung.

Ia juga menyampaikan niatnya, agar seluruh sekolah tingkat SD dan SMP, menerapkan full day school dan diisi dengan program ekstrakurikuler keagamaaan seperti menghafal Al Quran.

Dijelaskannya, saat ini beberapa perguruan tinggi negeri di Indonesia, membuka jalur khusus untuk para hafiz quran. Dimana, para hafiz tersebut bisa masuk perguruan tinggi dengan modal hafalan al quran-nya.

"Ini akan menguntungkan bagi generasi muda Solsel, apabila sejak dini sudah diajari untuk menghafal Al Quran melalui kegiatan ekstrakurikuler pada full day school," urainya. "Hal hal diatas perlu juga disampaikan dalam forum ini untuk kita ketahui bersama," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Solsel, Zigo Rolanda menyebutkan permasalahan yang muncul ditengah-tengah masyarakat adalah masalah bersama. Untuk itu ia berharap, Forkopimda Solsel tetap kompak dalam menyelesaikannya. "Legislatif dan eksekutif akan bekerjasama untuk memajukan Solok Selatan," cetusnya.

Senada, Waka Polres Solsel, Kompol Edi Warman mengatakan, untuk permasalahan yang memiliki potensi konflik yang cukup besar, ia berharap pemerintah daerah membentuk tim khusus untuk menanganinya.

Dengan adanya tim khusus tersebut, katanya, pemerintah daerah mempnyai solusi dan terget waktu yang tepat dalam menyelesaikannya.

Di samping itu, Kajari Solok Selatan, M Bardan menyebutkan, salah satu cara memajukan daerah adalah dengan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh adat, agama dan pemuda dalam proses pembangunan.

Disisi lain, Komandan Kodim 0309 Solok, Letkol Arh Priyo Iswahyudi menyebutkan, Solok Selatan kaya akan potensi wisata baik itu budaya maupun alam. Untuk mengembangkannya, ia menyarankan, dengan cara belajar dari daerah lain. Dia juga menyarankan penggunaan dana Pemkab, dana nagari juga dapat dimanfaatkan melalui BUMNag.

Dalam rapat yang digelar Kesbangpol tersebut, hadir juga Sekdakab Yulian Efi, Asisten Pemerintahan Fidel Efendi, Kepala Bappeda Yul Amri serta Kepala Kesbangpol Alifis dan jajarannya. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar