MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2019-11-21 18:09 WIB

Masuk Pantai Air Manis dan Gunung Padang Gunakan Gunakan Brizzi Mulai Besok

<p>Masuk Pantai Air Manis dan Gunung Padang Gunakan Gunakan Brizzi Mulai Besok<p>

VALORAnews - Dinas Pariwisata Padang memberlakukan pembayaran sistem non tunai atau menggunakan kartu Brizzi untuk retribusi masuk objek wisata...

Pidato Politik Faldo Maldini

Pastikan Maju di Pilgub 2020, Faldo: Hak Dasar Masyarakat Sumbar Masih Belum Terpenuhi

AI Mangindo Kayo | Minggu, 27-10-2019 | 20:51 WIB | 105 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Pastikan Maju di Pilgub 2020, Faldo: Hak Dasar Masyarakat Sumbar Masih Belum Terpenuhi<p>

Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sumbar, Faldo Maldini menyampaikan pidato politik menandai kepindahannya ke partai besutan Jefri Geovanie itu di Padang, Ahad (27/10/2019). (istimewa)

VALORAnews - Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sumbar, Faldo Maldini memulai langkah politiknya dengan menyampaikan pidato politik. Mantan Juru Bicara Prabowo-Sandi ini, menawarkan sembilan gagasan untuk membangun Sumatara Barat (Sumbar). Dia menamai program-programnya dengan Sumangaik Sambilan (Semangat Sembilan).

"Sumatera Barat sudah saatnya meninggalkan cara-cara lama. Dia berkuasa, habis itu istrinya, lalu anaknya, kucingnya, kambingnya. Kita harus kembalikan Sumbar pada pemiliknya, yakni warga Sumbar sendiri. Kami ingin tawarkan Sumangaik Sambilan," kata Faldo Maldini dalam pidato politiknya, Ahad (27/10/2019) malam.

Setelah mengunjungi sejumlah tempat di Sumbar, Faldo mengatakan, warga Sumbar butuh perubahan. Dia ingin Sumbar kembali menjadi pusat pendidikan dan Islam di Indonesia. (Baca:Inilah Sembilan Sumangaik Baru Faldo Maldini)


"Sumbar akan lebih baik bila SMA dan SMK kita menjadi yang terbaik di Indonesia. Orang akan datang ke sini untuk belajar dan bersekolah," terangnya.

"Sumbar akan lebih baik bila kembali menjadi pusat pendidikan Islam terdepan di Asia. Banyak orang belajar Al Quran ke sini dari seluruh dunia. Kita akan kedatangan ribuan orang untuk belajar di sini, daerah kita pun akan tumbuh," tambahnya.

Faldo juga menyoroti persoalan sanitasi. Menurutnya, akses sanitasi di Sumbar masih kalah dengan daerah-daerah lainnya di Indonesia.

"Sekarang ada sekitar 22% warga Sumbar yang tidak punya jamban. Ini menyedihkan, masa kita kalah jauh sama daerah lainnya. Jatim dan Jateng sudah di angka 90% akses sanitasi, bahkan DIY sudah mencapai 100%," tukas Faldo.

"Paling tidak, dalam lima tahun kita harus tembus 90%. Kita bicara hak dasar dulu, sebelum kemana-mana," tegas Faldo. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Ranah

Berita Provinsi Sumatera Barat