MITRA VALORA NEWS

Jumat, 2019-12-13 15:06 WIB

Tokoh Muda Makin Diminati jika Terjun di Pilkada

<p>Tokoh Muda Makin Diminati jika Terjun di Pilkada<p>

VALORAnews - Tren kepemimpinan muda menggeliat di banyak tempat. Banyak kepala daerah di Indonesia yang berusia di bawah lima puluh tahun, bahkan di...

Fidel Efendi Resmikan Pembangunan Gedung MI Darul Ulum Bangun Rejo

AI Mangindo Kayo | Kamis, 14-11-2019 | 14:41 WIB | 63 klik | Kab. Solok Selatan
<p>Fidel Efendi Resmikan Pembangunan Gedung MI Darul Ulum Bangun Rejo<p>

Asisten Pemerintahan dan Kesra, Fidel Efendi. (humas)

VALORAnews - Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Solok Selatan, Fidel Efendi meletakkan batu pertama pembangunan gedung Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darul Ulum Bangun Rejo di Bangun Rejo Nagari Lubuk Gadang Selatan, Sangir, Kamis (11/4/2019).

Peletakan batu pertama turut dihadiri, Anggota DPR RI Hermanto, Anggota DPRD Kabupaten Solok Selatan, Kepala Kantor Kemenag Solsel, Mantan Wabup Solsel, Nurfirmanwansyah, wali nagari serta tokoh masyarakat Kecamatan Sangir.

Dengan dibangunnya gedung MI Darul Ulum, Muzni mengharapkan sekolah ini, dapat melahirkan insan yang akademis, religius serta berguna bagi nusa dan bangsa.


Di samping itu, ia juga menitipkan harapan, agar nanti Madrasah ini bisa berkembang baik dan menjadi terbaik di Sumbar.

"Kalau sekarang kita melihat banyak orang tua yang mencari pesantren di luar pulau Sumatera seperti Pulau Jawa untuk menyekolahkan anaknya, suatu saat nanti tidak perlu lagi, melainkan langsung ke Bangun Rejo," ungkapnya.

Senada dengan itu, Kepala Kemenag Solsel yang diwakili Kasi Haji, Mahadolog Ritonga juga berharap, nanti santri Madrasah Ibtidaiyah Darul Ulum Bangun Rejo menghasilkan santri-santri terbaik.

Ia menambahkan, saat madrasah tidak kalah dengan pendidikan umum lainnya, ia mengatakan, orang tua lebih suka menyekolah anaknya ke madrasah.

Ia mengatakan, saat ini sudah ada 7 madrasah ibtidaiyah negeri (MIN) dan 9 madrasah ibtidaiyah swasta (MIS) di Solsel.

Sementara itu pendiri MIS Darul Ulum, Solikhin mengatakan, awal mula niatnya untuk mendirikan sebuah sekolah madrasah sudah dimulai sejak 2005. "Alhamdulillah, saat ini kami baru bisa membangun madrasah ini," katanya.

Ia mengatakan, pemberian nama Darul Ulum seiring dengan cita-citanya menjadikan sekolah ini sebagai rumah ilmu bagi santri-santrinya.

"Darul artinya rumah, sedangkan ulum artinya ilmu, kami berharap nanti madrasah ini sebagai rumah ilmu bagi santri-sanrri nantinya," tuturnya.

Ia juga berharap, doa dan dukungan semua elemen agar pembangunan madrasah ibtidaiyah itu bisa dibangun secepatnya dan bisa sebagai tempat menimba ilmu. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar