MITRA VALORA NEWS

Jumat, 2019-12-13 15:06 WIB

Tokoh Muda Makin Diminati jika Terjun di Pilkada

<p>Tokoh Muda Makin Diminati jika Terjun di Pilkada<p>

VALORAnews - Tren kepemimpinan muda menggeliat di banyak tempat. Banyak kepala daerah di Indonesia yang berusia di bawah lima puluh tahun, bahkan di...

West Java International Coffee Festival Digelar Desember 2019

Pertemukan Petani Kopi Indonesia dengan Industri Dunia

AI Mangindo Kayo | Selasa, 26-11-2019 | 18:03 WIB | 74 klik | Nasional
<p>Pertemukan Petani Kopi Indonesia dengan Industri Dunia<p>

Didiet Arry Suparno saat menghadiri World of Coffee 2019 di Jerman pada bulan Juni 2019 lalu. (istimewa)

VALORAnews - Kopi jadi salah satu minuman harian bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Sebagai salah satu negara yang memiliki kualitas kopi terbaik, biji kopi hasil pertanian di Indonesia sangat diminati dunia, sehingga kebutuhan produksinya sangat tinggi.

Untuk merayakan kebangkitan industri kopi di Nusantara, Koperasi Warung Jokowi (Warjok) akan menggelar West Java International Coffee Festival (WEJICOFES) pada 7-10 Desember 2019 pada pukul 10.00-20.00 WIB setiap harinya, di Gedung Majestik, Jalan Soekarno (Asia Afrika), Bandung.

"Rangkaian acara festival kopi tingkat Internasional ini juga akan diikuti perwakilan dari beberapa negara yang akan datang langsung ke Bandung. Mereka dapat mengikuti lelang kopi dan juga workshop kopi yang kami gelar," kata Ketua Panitia WEJICOFES 2019, Didiet Arry Suparno, Selasa (26/11/2019).


Untuk itu, terangnya, panitia mengharapkan acara ini bisa dihadiri pelaku industri kopi dalam negeri, seperti eksporter, pengelola coffee shop, trader, petani, coffee roasters, pengusaha kopi, barista, asosiasi kopi, penikmat kopi, dan juga para pengamat kopi, jurnalis, blogger, coffee anthusiast dan masyarakat luas.

"Festival ini kami gelar bersama Kadin dan Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Barat," terangnya.

Didiet mengatakan, "Festival ini mengangkat tema Coffee for Nusantara's Spirit. Kami menyediakan 50 booth food and baverages. Diharapkan WEJICOFES 2019 dapat membawa kopi produksi Kabupaten Bandung dan daerah lainnya di Nusantara ke tingkat dunia."

Dikatakan Didiet, dari sudut pandang regulasi, bertemunya buyer secara langsung dengan petani menimbulkan kecemasan tersendiri pada pemberlakuan harga kopi. Karena, buyer dengan skala besar mempunyai kecenderungan untuk menekan harga di tingkat petani.

"Kejadian seperti itu sangat tidak diinginkan. Inilah yang memotivasi Koperasi Warjok untuk mengadakan acara berskala internasional ini. Agar jadi jembatan bagi para petani di seluruh daerah di Indonesia untuk bertemu langsung dengan para pembeli kopi dari seluruh dunia," terangnya.

"Selain itu, event ini juga harus menjadi corong promosi kopi produksi petani dari Kabupaten Bandung dan seluruh daerah di Indonesia, untuk dapat sesegera mungkin mendunia," kata Didiet.

Pada kesempatan yang sama, Robin Goeltom, Bendahara festival ini berharap, WEJICOFES 2019 membuat industri kopi dunia makin bergairah. "Aktivitas festival ini, dapat diikuti melalui fb wji Coffe fest, dan ig : WJIcoffee_Festival," terangnya. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar