MITRA VALORA NEWS

Jumat, 2019-12-13 17:59 WIB

Nasrul Abit Merasa Pulang ke Rumah saat Serahkan Berkas Balon Gubernur Sumbar ke Partai Golkar

<p>Nasrul Abit Merasa Pulang ke Rumah saat Serahkan Berkas Balon Gubernur Sumbar ke Partai Golkar<p>

VALORAnews - Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit mengembalikan berkas persyaratan sebagai bakal calon gubernur pada pemilihan serentak 2020, pada tim...

Hendri Septa Lepas Satgas Pamtas Yonif 133 Yudha Sakti

AI Mangindo Kayo | Senin, 25-11-2019 | 16:01 WIB | 247 klik | Kota Padang
<p>Hendri Septa Lepas Satgas Pamtas Yonif 133 Yudha Sakti<p>

Wawako Padang, Hendri Septa melepas prajurit dari Yonif 133/Yudha Sakti jelang Pemberangkatan Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) di Mayonif 133/Yudha Sakti, Jl Hamka, Air Tawar, Padang, Sabtu (23/11/2019) sore. (humas)

VALORAnews - Sebanyak 450 prajurit Batalyon Infantri (Yonif) 133/Yudha Sakti mendapat kehormatan melaksanakan tugas operasi pengamanan perbatasan RI-Malaysia di wilayah Kalimantan Barat.

"Pemko Padang mengucapkan selamat pada prajurit Yonif 133/Yudha Sakti atas kepercayaan pimpinan TNI dan negara untuk melaksanakan tugas mulia ini," ujar Wakil Wali Kota Padang, Hendri Septa pada acara Tradisi Penciuman Tunggul Yonif 133/Yudha Sakti dalam rangka Pemberangkatan Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) di Mayonif 133/Yudha Sakti, Jl Hamka, Air Tawar, Padang, Sabtu (23/11/2019) sore.

Acara itu diikuti Komandan Yonif 133/Yuda Sakti Letnan Kolonel Inf, Hendra Cipta, Pengurus Persit Yonif 133/Yudha Sakti, Komandan beserta staf, para Perwira, Bintara dan Tantama.


Dikatakan, Yonif 133/Yudha Sakti berpangkat sebagai satu satuan tugas yang akan membawa nama baik Korem 032/Wirabraja, untuk itu jaga kekompakan, loyalitas dan disiplin prajurit. Sebab, prajurti Yonif 133/Yudha Sakti dituntut untuk dapat mempertanggungjawabkan kepercayaan yang telah diberikan dengan baik.

"Dalam melaksanakan tugas nantinya, pahami situasi dan kondisi wilayah perbatasan. Ada beberapa permasalahan perbatasan yang perlu diwaspadai, seperti pelintas batas secara illegal, penyeludupan Narkoba, illegal logging, dan kerawanan terhadap kemungkinan pemindahan patok-patok batas negara," imbuhnya.

Ditambahkannya, untuk ibu-ibu Persit yang ditinggal tugas hendaknya mengisi kegiatan harian dengan hal-hal positifdan senantiasa berdoa untuk keselamatan suami dan satuan yang sedang bertugas. (rls/vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar