MITRA VALORA NEWS

Jumat, 2019-12-13 17:59 WIB

Nasrul Abit Merasa Pulang ke Rumah saat Serahkan Berkas Balon Gubernur Sumbar ke Partai Golkar

<p>Nasrul Abit Merasa Pulang ke Rumah saat Serahkan Berkas Balon Gubernur Sumbar ke Partai Golkar<p>

VALORAnews - Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit mengembalikan berkas persyaratan sebagai bakal calon gubernur pada pemilihan serentak 2020, pada tim...

Terminal Baru BIM Mulai Dioperasikan Februari 2020

AI Mangindo Kayo | Sabtu, 30-11-2019 | 16:40 WIB | 86 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Terminal Baru BIM Mulai Dioperasikan Februari 2020<p>

President Director PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin didampingi jajaran PT AP2 BIM, meninjau perkembangan pembangunan terminal baru di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), jelang soft operation pada Februari 2020, Sabtu (30/11/2019). (istimewa)

VALORAnews - Terminal baru di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), siap dibuka dalam rangka soft operation pada Februari 2020. Hingga akhir November 2019 ini, progres pekerjaan sudah mencapai angka 60%.

"Terminal baru bagi penumpang pesawat itu, dibangun persis di samping terminal existing. Nantinya, terminal baru dan terminal existing akan terhubung," ungkap President Director PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin dalam pernyataan tertulis yang diterima, Sabtu (30/11/2019).

Karena ada perubahan ini, terangnya, juga dilakukan desain ulang tata letak (layout) gedung terminal, guna menjamin kelancaran alur keberangkatan dan kedatangan penumpang di rute domestik maupun internasional.


Setelah terminal baru dan terminal existing terhubung, urai dia, maka BIM akan memiliki kapasitas 5,7 juta penumpang pesawat setiap tahunnya. Meningkat signifikan dibandingkan kondisi saat ini, sebesar 2,2 juta penumpang per tahun.

"Pada Februari 2020, terminal baru siap dibuka untuk soft operation, lalu pada September 2020 siap untuk ultimate operation," terang Muhammad Awaludin yang meninjau langsung progres pembangunan terminal baru di BIM, Ahad siang itu.

"Terminal baru akan terhubung dengan terminal existing dan tentunya juga dilakukan revitalisasi terhadap terminal existing," tambahnya.

Dikatakan, jumlah penumpang pada 2018 sudah mencapai sekitar 4,2 juta orang. Sementara, kapasitas existing hanya 2,2 juta orang per tahun. "Kami berharap, dengan adanya terminal baru yang membuat kapasitas menjadi 5,7 juta orang per tahun, maka standar pelayanan dan kenyamanan penerbangan kepada penumpang bisa meningkat," harapnya.

Di samping membangun terminal baru, PT Angkasa Pura II juga telah menyelesaikan 100% pengembangan apron. Dimana, apron diperluas jadi 92.250 meter persegi sehingga memiliki 15 parking stand pesawat, dibandingkan sebelumnya hanya 8 parking stand.

Adapun parking stand saat ini, dapat mengakomodir pesawat berbadan sedang (narrow body) seperti Boeing 737 dan Airbus 320, hingga pesawat berbadan lebar (wide body) seperti Boeing 747, Boeing 777 serta Airbus A330.

"Melalui pembangunan terminal baru dan perluasan apron, kami optimistis, BIM akan semakin optimal dalam mendukung Padang dan Sumatera Barat, sebagai salah satu destinasi wisata utama di Indonesia," ujar Muhammad Awaluddin.

Dikatakan, penerbangan internasional dari dan ke Padang, setiap tahunnya terus meningkat ermasuk pada 2019 ini. "Kami berupaya, agar pada tahun depan konektivitas rute internasional semakin meningkat, selain tentunya juga rute domestik," ungkap Muhammad Awaluddin.

Pada Semester I/2019, jumlah penumpang di rute internasional tercatat mencapai 166.209 orang atau meningkat 24,26% dibandingkan dengan Semester II/2018. Penerbangan internasional haji dan umrah juga meningkat, sejalan dengan penggunaan pesawat berbadan lebar (wide body) oleh maskapai. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar