MITRA VALORA NEWS

Jumat, 2019-12-13 15:06 WIB

Tokoh Muda Makin Diminati jika Terjun di Pilkada

<p>Tokoh Muda Makin Diminati jika Terjun di Pilkada<p>

VALORAnews - Tren kepemimpinan muda menggeliat di banyak tempat. Banyak kepala daerah di Indonesia yang berusia di bawah lima puluh tahun, bahkan di...

Kerugian Akibat Banjir Solsel Mencapai 7,743 Miliar

AI Mangindo Kayo | Senin, 02-12-2019 | 09:31 WIB | 158 klik | Kab. Solok Selatan
<p>Kerugian Akibat Banjir Solsel Mencapai 7,743 Miliar<p>

BPBD Solsel, menyiagakan sejumlah perahu karet untuk mengantisipasi banjir terus berlanjut. (humas)

VALORAnews - Kerugian akibat banjir yang melanda beberapa kecamatan di Solsel mencapai Rp7,743 Miliar, yang disebabkan kerusakan pada infrastruktur jembatan, irigasi, fasilitas umum lain dan rumah penduduk.

"Kerugian tersebut terdapat pada 3 kecamatan yang ada, yakni Koto Parik Gadang Diateh, Sungai Pagu, dan Sangir," kata Kalaksa BPBD Solsel, Richi Amran, Sabtu (24/11/2019).

Pada Sabtu siang itu, tercatat 3 unit jembatan mengalami kerusakan berat, 1 jembatan rusak ringan, 1020 rumah terendam, 5.935 jiwa dari 1103 Kepala Keluarga terdampak banjir, serta kerusakan pada fasilitas lainnya.


Daerah Kampung Tarandam, Nagari Pasar Muara Labuh menjadi daerah dengan rumah terendam terparah. Di daerah ini tercatat 2200 jiwa dari 500 KK terendam banjir.

Jembatan Sungai Pangkua, Nagari Pakan Rabaa Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD) yang menghubungkan Jorong Sungai Pangkua ke Pakan Rabaa, merupakan salah satu jembatan yang mengalami kerusakan parah.

Kondisinya tidak bisa dilewati kendaraan roda 4 atau lebih. Hanya bisa dilewati oleh pejalan kaki dan sepeda motor. Selain itu beberapa jembatan lain, yakni di Luak Kapau (Batu Bajarang) dan Lubuk Gadang Selatan hanyut dan 1 jembatan di Pasir Talang mengalami kerusakan.

Kabag Humas Pemkab Solsel, Firdaus Firman menambahkan, jembatan Sungai Pangkua KPGD tersebut sangat strategis penggunaannya, karena menuju 4 sekolah yakni SMAN 5 Solsel MTsN Pakan Rabaa, 2 Sekolah Dasar Negeri, serta 1 Kantor Urusan Agama.

"Ada sekitar 1500 an pelajar, dan 4 ribuan warga yang akan tergangu aksesnya, karena harus memutar jalan melalui balun hingga 10 km pulang balik," jelasnya.

Ia mengatakan, Bupati Solsel, Muzni Zakaria dalam peninjauannya Sabtu (23/112019) pagi, sudah menginstruksikan OPD terkait untuk sementara waktu dapat mengambil langkah-langkah darurat untuk membantu lancarnya akses jalan khususnya pejalan kaki dan sepeda motor, serta terus memonitor keadaan jembatan tersebut.

Sebelumnya, Muzni juga menyampaikan, Pemkab Solsel sudah mempersiapkan proposal bantuan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), termasuk untuk jembatan di KPGD. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar