MITRA VALORA NEWS

Jumat, 2018-05-25 17:21 WIB

Amnasmen Terpilih Kembali jadi Ketua KPU Sumbar

<p>Amnasmen Terpilih Kembali jadi Ketua KPU Sumbar<p>

VALORAnews - Amnasmen terpilih kembali sebagai Ketua KPU Sumbar periode 2018-2023. Selain itu, Amnasmen yang jadi ketua untuk periode kedua kalinya...

Tambang Dalam PT NAL Meledak, 5 Pekerja Luka Bakar

AI Mangindo Kayo | Selasa, 28-06-2016 | 01:30 WIB | 2528 klik | Kota Sawahlunto
<p>Tambang Dalam PT NAL Meledak, 5 Pekerja Luka Bakar<p>

Sebagian korban ledakan tambang dalam di PT NAL, menderita luka bakar cukup serius. Sebanyak tiga orang dirujuk ke RS M Djamil Padang malam itu langsung. (istimewa)

VALORAnews - Tambang Dalam milik PT NAL di Desa Salak, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlaunto, meledak Senin (27/6/2016) malam. Akibat ledakan yang terjadi sekitar pukul 22.00 WIB itu, lima orang pekerja jadi korban ledakan.

"Kelimanya menderita luka parah cukup parah, sebagaimana dilaporkan tim Tagana setempat," sebut anggota RAPI Sumbar, Suri Hamdazir, dalam grup whatsapp BMKG dan stake holder, beberapa saat lalu.

Kelima korban yang menderita luka bakar ini, telah mendapat perawatan di RSUD Sawahlunto. Mereka yakni pengawas PT SAL, Siswoko (40), lalu Kamunki Halawa (35), warga Nias yang tinggal di MES PT NAL.


Korban selanjutnya yakni April Syaiful (37), suku Minang yang tinggal di Sapan Barangin. Kemudian, Firman Dedi (43) yang merapakan putra kelahiran Lunto. Lalu, Adi Tusiman (35), Jawa, Sungai Durian.

"Kondisi semua korban mengalami luka bakar. Sampai saat ini, masih dalam penangan medis RSUD Sawalunto," terangnya. (Baca: Seorang Korban Ledakan Tambang Dirawat di ICU, Dua di Ruang Luka Bakar)

Keterangan saksi mata, ledakan terjadi tak begitu lama usai warga menyelesaikan shalat Tarawih. Lokasi ledakan diperkirakan di Blok H yang berlokasi di Desa Salak, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto. Usai mendengar ledakan, pekerja lain langsung melakukan pemeriksaan ke Blok H itu. Para pekerja yang datang menolong, tampak melihat lima orang pekerja telah berhasil keluar tambang dalam dengan kondisi luka bakar.

"Kemudian, para pekerja itu melakukan tindakan pertama terhadap para korban, dengan menyiramkan air bersih," terangnya.

"Karena kondisi para korban rata-rata mengalami luka bakar lebih di atas 50 persen, mereka segera dilarikan ke RSUD Sawahlunto," terangnya.

Sampai dengan saat ini belum diketahui penyebab pasti terjadinya ledakan tersebut. (vri)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar