MITRA VALORA NEWS

Jumat, 2017-12-15 19:32 WIB

Porsi Dana Desa Makin Besar, Abdul Rahman: Ayo Tingkatkan Daya Saing

<p>Porsi Dana Desa Makin Besar, Abdul Rahman: Ayo Tingkatkan Daya Saing<p>

VALORAnews - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, meminta kepada Pemerintah Nagari harus berinovasi kelola dana desa agar lebih maju dan memiliki daya...

Pemko Pariaman Dapat Penghargaan Kawastra Pawitra

AI Mangindo Kayo | Minggu, 16-10-2016 | 18:01 WIB | 321 klik | Kota Pariaman
<p>Pemko Pariaman Dapat Penghargaan Kawastra Pawitra<p>

Wali Kota Pariaman, Mukhlis Rahman menerima penghargaan Kawastara Pawitra dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (15/10/2016). (humas)

VALORAnews - Wali Kota Pariaman, Mukhlis Rahman mendapat penghargaan Kawastara Pawitra dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (15/10/2016).

Kawastara Pawitra merupakan penghargaan yang diberikan kepada pemerintah daerah yang dianggap peduli terhadap program pelatihan kepala sekolah. Penghargaan tersebut diberikan karena Pemko Pariaman dianggap memiliki komitmen tinggi dalam mengimplementasikan Permendiknas No 28 Tahun 2010 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah/Madrasah utamanya pada program penyiapan calon kepala sekolah/madrasah.

Usai menerima penghargaan, Mukhlis mengatakan, penghargaan yang diraihnya itu adalah berkat perjuangan bersama terutama Dinas Pendidikan Kota Pariaman. "Jangan berpuas diri dengan penghargaan yang diterima, khususnya Dinas Pendidikan untuk terus meningkatkan kualitas para calon kepala sekolah," tuturnya.


Penghargaan yang diterima ini, menurut Mukhlis, akan membangkitkan semangat untuk meningkatkan bagaimana kualitas para calon kepala sekolah dalam melaksanakan tugas. Tidak hanya sekadar mengajar, tapi bagaimana memimpin para guru.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Setdako Pariaman, Kanderi mengatakan, di samping komitmen dalam pengangkatan calon kepala sekolah sesuai dengan aturan, Pemko juga memberikan sekolah gratis pada masyarakat tanpa kecuali.

"Wajib belajar 12 tahun sejak 2010 kita keluarkan dan nasional masih menerapkan wajib belajar 9 tahun," ujarnya.

Kawastara Pawitra sendiri berasal dari bahasa sangskerta yang memiliki makna "Kawastara" berarti "terlihat." Sedangkan "Pawitra" berarti "jernih" atau "suci." Penghargaan ini diberikan kepada daerah yang secara bersih serta konsisten dalam meningkatkan mutu pendidikan. (rls/kyo)

Komentar

Berita Kota Pariaman