MITRA VALORA NEWS

Jumat, 2017-12-15 19:32 WIB

Porsi Dana Desa Makin Besar, Abdul Rahman: Ayo Tingkatkan Daya Saing

<p>Porsi Dana Desa Makin Besar, Abdul Rahman: Ayo Tingkatkan Daya Saing<p>

VALORAnews - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, meminta kepada Pemerintah Nagari harus berinovasi kelola dana desa agar lebih maju dan memiliki daya...

Banjir, Simpang Ampek menuju Panti Tak Bisa Dilalui

AI Mangindo Kayo | Jumat, 06-01-2017 | 15:57 WIB | 391 klik | Kab. Pasaman Barat
<p>Banjir, Simpang Ampek menuju Panti Tak Bisa Dilalui<p>

Warga beserta kendaraannya, dievakuasi dengan menggunakan perahu di Jorong Limpato, Nagari Kinali, Pasaman Barat, Jumat (6/1/2017). (facebook jejenk akmal)

VALORAnews -- Banjir merendam sekitar 10 buah rumah di Jorong Limpato, Nagari Kinali, Kecamatan Kinali, Pasaman Barat, Jumat (6/1/2017). Banjir ini diakibatkan meluapnya Batang Saman.

"Banjir ini menyebabkan akses jalan menuju Ujung Gading dari Simpang Ampek atau sebaliknya, tak bisa dilalui sama sekali," ungkap salah seorang warga setempat, Jejenk Akmal di akun facebooknya, beberapa saat lalu.

Selain itu, juga terjadi longsor di Nagari Talu tepatnya di Jorong Sinuruik. Di nagari ini juga diliputi banjir akibat meluapnya sungai di situ.


"Untuk sementara, kendaraan tak bisa melewati ruas jalan ini menuju daerah Panti, Kabupaten Pasaman," ungkap Tri Waluyo, di grup whatsapp BMKG dan stakeholder.

Sementara, hujan masih akan terus terjadi berdasarkan pantauan citra satelit BMKG. Hujan dengan intensitas sedang dan lebat disertai petir atau kilat plus angin kencang, berpeluang terjadi di wilayah Pasaman Barat mulai dari Ujung Gading, Air Bangis, Simpang Empat, Talamau dan sekitarnya.

"Kondisi ini diperkirakan akan berlangsung hingga pukul 18.00 WIB dan meluas hingga ke daerah lainnya di Sumbar seperti Tanahdatar, Limapuluh Kota, Mentawai (Sipora) dan daerah lainnya," ungkap Kasi Observasi Stasiun Meteorologi BMKG Padangpariaman, Budi Iman. (kyo)

Komentar

Berita Kab. Pasaman Barat