MITRA VALORA NEWS

Minggu, 2017-10-22 19:56 WIB

Personel Kodim Agam Ungkap Penyelewengan DO Pupuk Bersubsidi

<p>Personel Kodim Agam Ungkap Penyelewengan DO Pupuk Bersubsidi<p>

VALORAnews - Personel Kodim 0304/Agam mengamankan satu unit truk bermuatan 20 ton pupuk bersubsidi di Pasar Lasi, Nagari Lasi, Kecamatan Candung,...

Masuk Kampus Favorit Susah, Irwan: Anggapan itu Salah

AI Mangindo Kayo | Senin, 30-01-2017 | 09:40 WIB | 325 klik | Kota Bukittinggi
<p>Masuk Kampus Favorit Susah, Irwan: Anggapan itu Salah<p>

Ketua Iluni UI Wilayah Sumbar, Irwan Prayitno foto bersama dengan mahasiswa perguruan tinggi favorit di Jakarta itu, usai memberikan motivasi bagi siswa SMA sederajat di Kota Bukittinggi, Minggu (29/1/2017). (humas)

VALORAnews - Ketua Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni) Wilayah Sumbar, Irwan Prayinto memberikan motivasi sekaligus memaparkan strategi, agar bisa masuk ke universitas favorit bagi siswa SMA yang ada di Kota Bukittinggi, Minggu (29/1/2017).

"Mungkin di antara anak-anak sekalian, ada yang berfikir bahwa masuk ke UI atau kampus favorit lainnya itu susah. Anggapan itu salah. Semua itu tergantung kesungguhan kita masing-masing dan saya minta dari sekarang agar anak-anak belajar dengan sungguh-sungguh," ungkap Irwan yang juga gubernur Sumbar.

Menurutnya, salah satu strategi agar bisa lulus di UI atau dikampus favorit lainnya adalah, memilih jurusan sesuai dengan bakat, minat dan kemampuan. Karenanya, Irwan berpesan pada orang tua, untu tidak memaksakan kehendak sendiri. "Belum tentu pilihan tersebut sama dengan pilihan anak-anak, dan hasilnya kalaupun lulus, tidak memberikan yang terbaik," ungkap Irwan.


Irwan berharap, setiap mahasiswa yang akan bersiap menuju kelulusan, sudah bersiap untuk kompetisi dalam meraih pekerjaan yang diinginkan. Perlu disadari, kecepatan pertumbuhan lulusan perguruan tinggi atau jenjang pendidikan lainnya, tidak sepadan dengan pertumbuhan terbukanya lapangan pekerjaan.

"Jadi, setiap individu juga harus mempersiapkan diri untuk menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, dan turut membuka lapangan pekerjaan bagi yang lainnya. Apabila bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, maka pemerintah akan sangat terbantu dalam mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran," terang Irwan. (rls/kyo)

Komentar

situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker