MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2017-08-17 00:16 WIB

Lagu Sinar Riau dengan Pupuik Sarunai Menggugah Hati Walikota Padang

<p>Lagu Sinar Riau dengan Pupuik Sarunai Menggugah Hati Walikota Padang<p>

VALORAnews -- Suasana hati Walikota Padang, H Mahyeldi Dt Marajo tergugah ketika melewati persimpangan jalan antara Permindo dengan jalan Ratulangi,...

Rudi Apriasi Bantah Ada Pungli

Forkapas Matangkan Persiapan Lomba Kota Sehat

AI Mangindo Kayo | Jumat, 03-02-2017 | 18:15 WIB | 369 klik | Kab. Pasaman
<p>Forkapas Matangkan Persiapan Lomba Kota Sehat<p>

Ketua Forkapas, Rudi Apriasi (kemeja bis merah), memimpin rapat koordinasi bersama dalam menghadapi penilaian kabupaten/kota sehat pada 2017, Jumat (3/2/2017) di aula kantor Bappeda. (istimewa)

VALORAnews - Forum Kabupaten Pasaman Sehat (Forkapas), gelar Rapat Koordinasi bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Jumat (3/2/2017) di aula kantor Bappeda. Kegiatan itu dalam rangka mematangkan persiapan menghadapi penilaian kabupaten/kota sehat pada 2017 ini.

Ketua Forkapas Kabupaten Pasaman, Rudi Apriasi mengatakan, gelaran tersebut memiliki tujuan penting dalam rangka persiapan penilaian kabupaten sehat. Dimana, kata dia, Pasaman ikut serta dalam ajang tersebut.

"Tahun ini kita ikut penilaian kabupaten sehat, untuk kategori Swasti Saba Wistara. Ini anugerah tertinggi bagi untuk kabupaten sehat," kata Rudi saat memimpin Rakor.


Dikatakan, tugas Forkapas sangat berat. Oleh karena itu, ia pun meminta dukungan semua pihak terkait, guna mensukseskan penilaian yang akan dilaksanakan pada pertengahan bulan ini.

"Berat memang, tapi kita optimistis target Swasti Saba Wistara dapat kita raih. Untuk itu dibutuhkan dukungan seluruh OPD terkait, camat, walinagari hingga masyarakat," ujarnya.

Ia pun meminta kerjasama seluruh OPD terkait ditingkatkan. Mereka, kata dia, diminta segera melaporkan bahan yang dibutuhkan untuk penilaian. Setidaknya, kata Rudi, ada tujuh tatanan yang diikuti oleh daerah itu dalam rangka penilaian kabupaten sehat tersebut.

"Partisipasi seluruh elemen sangat kita butuhkan. Makanya, kita meminta seluruh bahan, dokumentasi serta data yang kita butuhkan untuk tahapan penilaian segera diajukan," katanya.

Dikatakan, Forkapas sudah memberi tenggat waktu bagi masing-masing OPD terkait, sebagaimana hasil rapat yang dilaksanakan, yakni penyampaian formulir ke OPD pada 3 Februari 2017, pengisian formulir dari tujuh tatanan pada 8 Februari 2017.

"Setelah itu, kita akan melakukan perekapan bahan di Bappeda pada 12 Februari 2017. Sementara penyampaian bahan ke pihak provinsi pada 13 Februari 2017," katanya.

Rudi pun meluruskan sejumlah isu tak sedap, yang dituduhkan sejumlah pihak terhadapnya. Ia dituduh sudah melakukan pungli terkait pengadaan spanduk imbauan Forkapas, untuk membiasakan hidup sehat. Spanduk itu disebar disejumlah Sekolah Dasar (SD) di daerah itu.

"Isu itu tidak benar sama sekali, dimana Forkapas dibilang telah melakukan pungli atas pengadaan spanduk tersebut. Itu hanya ketidaksukaan segelintir orang saja dan menginginkan Forkapas ini dibubarkan," katanya.

Ia pun membantah, biaya cetak ratusan spanduk itu menggunakan dana APBD. Padahal, sebut Rudi, itu berasal dari sumbangan yang tidak mengikat sebagaimana diatur dalam peratuan dua menteri terkait tugas, pokok dan fungsi forum kabupaten/kota sehat. (rls/kyo)

Komentar

situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker