MITRA VALORA NEWS

Selasa, 2017-06-27 10:41 WIB

Padang Siapkan Lahan dan Perda Insentif untuk Calon Investor

<p>Padang Siapkan Lahan dan Perda Insentif untuk Calon Investor<p>

VALORAnews - Idul Fitri merupakan momen pulangnya perantau ke kampung halaman. Kedatangan perantau diharapkan akan membawa perubahan bagi kampung. ...

Gubernur Jelajahi Nagari Pariangan hingga Nikmati Pesona Danau Singkarak dari Puncak Payo

AI Mangindo Kayo | Senin, 06-02-2017 | 09:34 WIB | 264 klik | Kab. Tanah Datar
<p>Gubernur Jelajahi Nagari Pariangan hingga Nikmati Pesona Danau Singkarak dari Puncak Payo<p>

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno bersama Tim Trabas Sumbar I, foto bersama di Puncak Payo Rapuih di Nagari Batipuah, Tanahdatar, Minggu (5/2/2017). Aksi trabas gubernur ini sekaligus dimaksudkan untuk promosi wisata. (humas)

VALORAnews - Sumbar memiliki destinasi wisata trabas yang luar biasa dengan berbagai pilihan rute dan jenis level track. Salah satu yang cukup menantang dan penuh pesona yakni jalur dari Nagari Pariangan menuju Puncak Payo di Nagari Batipuh Bawah, Kabuapten Tanahdatar.

"Track ini dimulai dari sebuah desa terindah di dunia, Nagari Pariangan. Sesampainya di puncak Payo, suguhan pemandangan sangat mempesona, Danau Singkarak yang kelihatan setiap sisinya," ungkap Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, Minggu (5/2/2017).

Pada Minggu itu, Irwan dan Tim Trabas Sumbar I, memulai olahraga motorcross ini dari Nagari Pariangan di Tanahdatar, kemudian berlanjut ke Kubu Gadang di Kota Padangpanjang hingga Puncak Payo Rapuih di Nagari Batipuah, Tanahdatar. Selain bersosialisasi dengan masyarakat, agenda Irwan dan Tim Trabas Sumbar I ini sekaligus melakukan promosi wisata.


Dalam kunjungan dengan motor trabas ini, Irwan dan rombongan juga menyerahkan bantuan dari Baznas Sumbar untuk warga yang kurang mampu di daerah yang dikunjungi. Selain itu, juga menyerahkan bantuan 400 bibit tanaman pada warga di antaranya jeruk, alpukat, kakao dan kopi.

"Saya harapkan, warga yang mendapatkan bantuan, agar memanfaatkannya semaksimal mungkin. Bantuan ini akan saya kunjungi kembali bulan depan, apakah sudah ditanam atau belum," tukas Irwan.

Motorcross Trabas merupakan termasuk olahraga fisik yang keras. Olah raga ini merupakan salah satu hobi Irwan Prayitno. Menurut Irwan, hal ini dilakukannya, untuk memotivasi dan mendorong generasi muda serta masyarakat, untuk peduli akan kemajuan pembangunan Sumatera Barat yang sejahtera dan bermartabat.

Untuk jadi populer dimata wisatawan, terang Irwan Prayitno, promosi wisata harus terus dilakukan secara bersama-sama. Promosi ini jadi kata kunci dari pengembangan pariwisata di Sumbar. "Sumbar ini sangat banyak destinasi yang masih belum diketahui secara luas oleh wisatawan. Berbagai langkah dalam mempromosikan destinasi wisata yang ada di berbagai kabupaten/kota, harus terus dilakukan agar dapat dilirik wisatawan," terangnya.

"Kita hanya butuh promosi. Ibarat mutiara masih terbenan, harus dibuka dan dipromosikan agar menarik orang untuk melihat dan datang. Destinasi wisata di Sumbar ini banyak yang bagus dan indah, pengelolaan juga telah dilakukan. Tinggal bagaimana kita untuk memfokuskan promosi destinasi wisata yang ada di Sumbar," sebut saat berada wisata Puncak Pusaran Angin yang terletak di Barat Danau Singkarak, tepatnya di Jorong Payo Rapuih, Nagari Batipuh Baruah, Kecamatan Batipuh, Tanahdatar.

"Untuk infrastruktur saya lihat tadi sudah cukup bagus, tinggal bagaimana meningkatkan promosinya agar para wisatawan bawa uang kesini maka butuh ditingkatkan terus promosi yang dilakukan," tambahnya.

Bersama Tim Trabas Sumbar 1, juga ikut beberapa klub Trabas dari Kota Padangpanjang dan Tanahdatar. Saat berada di Nagari Tuo Pariangan, Kabupaten Tanahdatar, yang merupakan desa terindah di dunia, Irwan menyalurkan bantuan bibit, lakukan panen padi serta salurkan bantuan terhadap Yulinar (50) salah seorang masyarakat sekitar yang menderita penyakit gondok.

Saat berkunjung ke desa wisata Nagari Kubu Gadang, di Kota Padangpanjang, juga hadir Wakil Bupati Tanahdatar Zuldafri Darma, Wakil Walikota Padangpanjang Mawardi, Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikutura dan Perkebunan Sumbar, Chandra dan Kepala OPD lainnya dilingkungan Pemkab Tanahdatar dan Pemko Padangpanjang.

Ia menambahkan, jika pariwisata di suatu daerah telah tumbuh dan dikenal secara luas, maka sektor lainnya juga akan tumbuh dengan sendirinya. Masyarakat setempat juga akan semakin semangat mengelolanya, karena banyak wisatawan yang datang.

"Seperti di desa wisata Kubu Gadang berbagai paket wisata telah disediakan. Jika promosinya kurang, tentunya tak banyak orang yang datang. Nagari Tuo Pariangan Kabupaten Tanah Datar, yang menjadi desa terindah di dunia ataupun dari Puncak Pusaran Angin ini, orang bisa melihat keindahan danau Singkarak dan keindahan alam di sekitarnya. Ini semua butuh promosi dan promosi," ungkapnya. (kyo/rls)

Komentar

Berita Kab. Tanah Datar

situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker