MITRA VALORA NEWS

Senin, 2017-08-21 23:07 WIB

500 Rumah Terendam Banjir di Komplek Kasai Permai

<p>500 Rumah Terendam Banjir di Komplek Kasai Permai<p>

VALORAnews -- Hujan lebat yang mengguyur Padangpariaman dan sekitarnya, Senin (21/8/2017), menyebabkan sedikitnya 500 rumah di Perumahan Kasai...

Pemilih Disabilitas Pilkada Payakumbuh, Khadafi: Kategori Tunanetra Belum Ada Terdata

AI Mangindo Kayo | Sabtu, 11-02-2017 | 19:23 WIB | 237 klik | Kota Payakumbuh
<p>Pemilih Disabilitas Pilkada Payakumbuh, Khadafi: Kategori Tunanetra Belum Ada Terdata<p>

Kordiv Sosialisasi KPU Payakumbuh, Yuzalmon bersama Ade Jumiarti Marlia (Kordiv Teknis) dan Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia Provinsi Sumbar, Yunalzi, Jumat (10/2/2017) sosialiasikan Pilkada Payakumbuh pada penyandang disabilitas di SLB Pakan Sinayan. (humas)

VALORAnews - Dari 201 pemilih disabilitas yang terdaftar pada daftar pemilih tetap (DPT) pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumbar 2015 lalu, hanya 72 orang yang menggunakan hak pilihnya.

Hal itu terungkap saat sosialisasi pemilihan walikota dan wakil walikota Payakumbuh pada pemilihan serentak 2017 untuk pemilih kategori disabilitas, yang digelar KPU Payakumbuh, Jumat (10/2/2017) di Sekolah Luar Biasa (SLB) Kelurahan Pakan Sinayan, kecamatan Payakumbuh Barat.

Sosialisasi yang dilaksanakan pukul 14.00 WIB. Tampil sebagai pemateri Kordiv Sosialisasi KPU Payakumbuh, Yuzalmon dan Ade Jumiarti Marlia (Kordiv Teknis) dan Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia Provinsi Sumbar, Yunalzi.


"Sosialisasi ini adalah salah satu poin penting bagi pemilih. Satu suara pemilih sama nilainya. Sosialisasi ini menandakan bahwa KPU Payakumbuh sudah melaksanakan perintah UU dan Peraturan KPU bahwa dengan kondisi apapun suara pemilih dihitung sama," ujar Yuzalmon.

Pemilih disabilitas itu terbagi pada kategori tuna daksa (cacat fisik), tuna netra (buta), tuna rungu (tidak dapat mendengar, bisu dan tuli), tuna grahita (gangguan pikiran atau jiwa).

Menurut Yuzalmon, KPU Payakumbuh akan memberikan kemudahan pada pemilih difabel serta mengupayakan aksesibilitas tempat pemungutan suara (TPS) agar ramah difabel di samping memaksimalkan sosialisasi.

Sementara, Ketua KPU Payakumbuh, Muhammad Khadafi menyebutkan, pihaknya ingin memberikan segala kemudahan dan kelebihan bagi para penyandang disabilitas. "Wajib difasilitasi oleh KPPS pada saudara kita pemilih disabilitas ini," ujar Khadafi.

Fasilitas bagi kelompok ini di antaranya dapat pendampingan, didahulukan dalam antrian di TPS. Keistimewaan serupa selama di TPS, juga berlaku bagi pemilih yang hamil dan kategori Lansia.

Ini bukti kesungguhan KPU Payakumbuh dalam melayani dan mengawal setiap suara pemilih. "Sampai hari ini, belum ada dilaporkan penyandang disabilitas dengan kategori tuna netra," ujar Khadafi. (kyo)

Komentar

situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker