MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2017-10-19 00:42 WIB

Empat Daerah Terindikasi Lakukan Pelanggaran, Irwan: Kita Layangkan Teguran

<p>Empat Daerah Terindikasi Lakukan Pelanggaran, Irwan: Kita Layangkan Teguran<p>

VALORAnews -- Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengatakan, akan menindaklanjuti paparan Asisten Komisioner Bidang Pengaduan dan Penyelidikan Komisi...

Liputan Khusus Pilkada Payakumbuh

Saksi Paslon 3 Tak Ikut Teken Berita Acara Rekapitulasi Penghitungan Suara

AI Mangindo Kayo | Selasa, 28-02-2017 | 19:04 WIB | 347 klik | Kota Payakumbuh
<p>Saksi Paslon 3 Tak Ikut Teken Berita Acara Rekapitulasi Penghitungan Suara<p>

Ketua KPU Payakumbuh, Muhammad Khadafi menyerahkan berita acara pleno rekapitulasi penghitungan, penetapan dan pengumuman hasil penghitungan suara pada pemilihan serentak 2017, Kamis (23/2/2017) pada saksi pasangan calon nomor urut 1. (humas)

VALORAnews - Saksi pasangan calon nomor urut 3, Suwandel-Fitrial, Zulherman, menyatakan tak ikut menandatangani berita acara rekapitulasi penghitugan suara tersebut. Menurutnya, sejumlah pelanggaran terjadi pada proses pemilihan maupun di masa tenang.

"Pelanggaran ini merupakan temuan saksi kita yang ada di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS), relawan maupun pengurus partai pendukung," ungkap Zulherman pada pleno terbuka KPU Payakumbuh tentang rekapitulasi, penetapan dan pengumuman hasil penghitungan suara pada pemilihan serentak 2017, Kamis (23/2/2017).

Selanjutnya, kata dia, juga ada dugaan praktik politik uang, bagi-bagi beras dan pakaian. "Kita sudah laporkan temuan kita ini ke Panitia Pengawasan Pemilihan (Panwaslih) Payakumbuh," terang Zulherman.


"Sepanjang hal yang disampaikan tadi tidak ada proses tindakalanjutnya, kami tidak dapat menerima dan menolak hasil rapat pleno. Akan tetapi, kami menaati aturan yang ada dalam tatib dan telah dibacakan sebelum rapat," tegas dia.

Sementara, Ketua KPU Payakumbuh, Muhammad Khadafi menyatakan, tak ikut menandatanganinya saksi pasangan calon yang diusung Partai Golkar, Partai Demokrat, PAN, PDI Perjuangan serta Hanura itu, tak memengaruhi tahapan pilkada.

"Proses tetap lanjut. Dalam tempo 3x24 jam setelah pleno ini, pasangan calon yang keberatan bisa mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi," terangnya.

Pilkada Payakumbuh ini, diikuti tiga pasangan calon. Suara sah sebesar 57.178, dengan daftar pemilih tetap sebanyak 84.329 orang. Pemilih ini menggunakan hak pilihnya di 210 TPS (tempat pemungutan suara) yang tersebar pada 48 kelurahan di lima kecamatan yang ada di Kota Payakumbuh.

Perolehan suara pasangan calon nomor urut 1 (jalur perseorangan), Wendra Yunaldi-Ennaidi meraih 11.058 suara atau 19,34 persen. Sementara, pasangan nomor urut 2, Riza Falepi-Erwin Yunaz (diusung PKS, Partai Gerindra dan PBB), meraih suara sebanyak .946 suara (43,63 persen).

Sedangkan paslon nomor urut 3, Suwendel Muchktar-Fitrial Bachri (Partai Golkar, Partai Demokrat, PAN, PDI Perjuangan dan Hanura), meraup suara pemilih sebanyak 21.114 suara atau 36,93 persen. (kyo/adv)

Komentar

Berita Metro

situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker