MITRA VALORA NEWS

Rabu, 2017-11-22 22:40 WIB

Padang Bentuk Lembaga Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat

<p>Padang Bentuk Lembaga Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat<p>

VALORAnews - Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Padang, membentuk Perlindungan...

Penderita Gizi Buruk Asal Nias Ditangani RSUD Dharmasraya

AI Mangindo Kayo | Kamis, 23-03-2017 | 12:16 WIB | 277 klik | Kab. Dharmasraya
<p>Penderita Gizi Buruk Asal Nias Ditangani RSUD Dharmasraya<p>

Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan. (humas)

VALORAnews - Bocah berusia 15 bulan, diketahui memiliki berat badan 4,05 kg dengan panjang 62 cm. Bocah asal Nias, Sumatera Utara ini, baru sepekan ini bermukim di Dharmasraya tepatnya di Nagari Gunung Medan.

Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Dinas Kesehatan Dharmasraya, Lesbeti Arifin Dt Rajo Adil mengatakan, bocah bernama Mesra itu, tinggal bersama neneknya. Oleh sang nenek, Mesra sempat dibawa ke Bidan Resmita di Lubuk Aur.

"Melihat kondisi anak yang memang positif menderita gizi buruk, bidan Resmita langsung melaporkan ke Puskesmas Koto Baru. Dari Puskemas Koto Baru, tadi malam penderita langsung dibawa RSUD Sungai Dareh untuk ditangani secara serius," jelas Lesbeti Arifin, Rabu (22/3/2017).


Dikatakan Lesbeti, kisah sang nenek, ibu Mesra meninggal saat melahirkan. Karena keterbatasan ekonomi, orang tua Mesra langsung mengadu nasib untuk pindah ke Dharmasraya, mengikuti tantenya. "Keluarga ini tinggalnya di ladang, kondisi tempat tinggal yang ada juga sangat memprihatinkan," ungkap Lesbeti.

Kesehariannya, ungkap Lesbeti, Mesra diasuh kakaknya yang baru berusia 6 tahun. Saat ditanyakan ke kakaknya, apakah sang adik diberi makan. Jawab sang kakak, cukup memiriskan. "Jangankan diberi makan, kami saja juga tidak ada makanan yang mau dimakan," ujar Lesbeti menceritakan kondisi dari keluarga Mesra.

Saat ini, Mesra telah dirawat di RSUD dengan penanganan yang intensif. Meski keluarga awalnya, tidak ingin ditangani. Akan tetapi pihak Dinkes langsung memberikan penjelasan, sehingga Mesra akhirnya diberikan perawatan.

"Kita telah tangani kasus ini dengan baik, tadi kita juga telah mengunjungi Mesra. Kita juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial, Baznas, untuk dibantu pembiayaan Mesra dan keluarga. Wali Nagari Gunung Medan juga telah mengurus administrasi Mesra dan keluarga, sebab mereka baru satu minggu tinggal di Dharmasraya dan masih berstatus warga Nias," tandasnya.

Terpisah, Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan menginstruksikan pada jajaran Dinas Kesehatan, untuk menangani kasus gizi buruk ini dengan serius.

"Jangan pedulikan dari mana penderita berasal, tolong ditangani secara serius dan berikan yang terbaik buat penderita gizi buruk ini," jelasnya. (rls/kyo)

Komentar

Berita Kab. Dharmasraya