MITRA VALORA NEWS

Minggu, 2017-10-22 19:56 WIB

Personel Kodim Agam Ungkap Penyelewengan DO Pupuk Bersubsidi

<p>Personel Kodim Agam Ungkap Penyelewengan DO Pupuk Bersubsidi<p>

VALORAnews - Personel Kodim 0304/Agam mengamankan satu unit truk bermuatan 20 ton pupuk bersubsidi di Pasar Lasi, Nagari Lasi, Kecamatan Candung,...

Mahasiswa Harus Diberi Pemahaman Empat Pilar

AI Mangindo Kayo | Minggu, 16-04-2017 | 15:40 WIB | 336 klik | Kab. Padang Pariaman
<p>Mahasiswa Harus Diberi Pemahaman Empat Pilar<p>

Ketua Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Syekh Burhanuddin (STIT SB) Pariaman, M Danil Kharlis menyerahkan kenang-kenangan pada Ketua MPR RI Dr (HC) Zulkifli Hasan usai memberikan kuliah umum bertemakan Sosialisasi Empat Pilar di aula Islamic Centre STIT SB Pariaman, Kamis (13/4/2017) lalu. (istimewa)

VALORAnews - Derasnya tindakan radikalisme dan pemahaman keagamaan yang mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) belakangan ini, sangat dibutuhkan sosialisasi empat pilar konsensus dasar kebangsaan RI di kalangan mahasiswa. Sosialisasi meliputi Pancasila, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika dan Undang-Undang Dasar 1945.

Ketua Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Syekh Burhanuddin (STIT SB) Pariaman, M Danil Kharlis mengungkapkan hal itu Minggu (16/4/2017) di kampusnya. Menurut Danil, kuliah umum yang disampaikan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan di kampus STIT SB, Kamis (13/4/2017) lalu, sangat bermanfaat bagi mahasiswa. Mahasiswa menyadari dan memahami betapa pentingnya menjaga keutuhan NKRI ini.

"Empat konsensus kebangsaan tersebut jadi pondasi dan tiang bernegara bagi Indonesia. Mahasiswa harus benar-benar paham dengan empat konsensus tersebut. Sehingga mahasiswa mampu menjadi garda terdepan menjaga keutuhan NKRI. Bagi mahasiswa yang sudah mengikuti sosialisasi yang disampaikan Ketua MPR RI tersebut, harus mampu membentengi keutuhan NKRI dari rongrongan yang ingin menghancurkannya," kata Danil.


Mahasiswa sebagai generasi muda akan menjadi estafet kepemimpinan di daerah ini harus membekali diri dengan wawasan kebangsaan NKRI. Mahasiwa yang tidak memahami empat pilar tersebut, dikhawatirkan turut serta menghancurkan keutuhan NKRI.

"Mahasiwa tersebut bisa jadi pengkhianat negara dan kecurangan demi meraih keuntungan sesaat dan disesatkan pikirannya oleh kelompok tertentu yang tidak ingin Indonesia jadi besar," kata Danil yang didampingi Koordinator Sosial dan Kemasyarakatan, Rio Putra.

Untuk itu, kata Danil, kampus dan Pemko Pariaman/Pemkab Padangpariaman di masa mendatang, lebih banyak mendatangkan tokoh-tokoh nasional memberikan kuliah umumnya di STIT SB. Kapan perlu, setiap ada pejabat negara dari pusat (Jakarta) datang ke Pariaman/Padangpariaman, diberikan kesempatan menyampaikan kuliah umum di kampus ini.

Sebelumnya, Ketua BPK RI Harry Azhar Azis juga sudah memberikan kuliah umum.

Sebagai ucapan terima pada Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan yang sudah memberikan wawasan 4 pilar tersebut, Danil memberikan piagam penghargaan yang diserahkan usai kuliah umum. "Ketua MPR RI Zulkifli Hasan terlihat senang menerima piagam yang diberikan spontan oleh mahasiswa STIT," kata Danil yang mewakili mahasiswa STIT. (rls/kyo)

Komentar

Berita Kab. Padang Pariaman

situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker