MITRA VALORA NEWS

Selasa, 2019-07-23 16:20 WIB

Peta Proses Bisnis Disosialisasikan, Hendri Septa: Masih Banyak SOP Belum Terintegrasi

<p>Peta Proses Bisnis Disosialisasikan, Hendri Septa: Masih Banyak SOP Belum Terintegrasi<p>

VALORAnews - Wakil Wali Kota Padang, Hendri Septa membuka Sosialisasi dan Coaching Clinic Penyusunan Peta Proses Bisnis di lingkungan Pemerintah Kota...

Taufik Hidayat Tinjau Lokasi Pengerjaan Perbaikan Irigasi Koto Pulau

AI Mangindo Kayo | Rabu, 03-05-2017 | 20:24 WIB | 691 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Taufik Hidayat Tinjau Lokasi Pengerjaan Perbaikan Irigasi Koto Pulau<p>

Anggota DPRD Sumbar, Taufik Hidayat meninjau lokasi jaringan irigasi yang akan diperbaiki dengan menggunakan dana APBD Sumbar 2017, di daerah Koto Pulai, Kecamatan Koto Tangah, Rabu (3/5/2017). (istimewa)

VALORAnews - Kepala Bidang Irigasi pada Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Sumbar, Syafril Daus meninjau saluran irigasi di Koto Pulai, Rabu (3/5/2017). Irigasi ini mengaliri sawah penduduk di Kelurahan Koto Pulai, Balai Gadang, Batipuh Panjang dan Batang Kabung Ganting.

"Pembiayaan saluran irigasi ini, memanfaatkan pokok pikiran anggota DPRD Sumbar, Taufik Hidayat sebesar Rp2,1 miliar," ungkap Syafril Daus disela-sela peninjauan ke sejumlah titik irigasi, untuk mencari dimana titik-titik permasalahan sehingga suplai air tidak merata mengairi sawah-sawah masyarakat di daerah itu.

Peninjauan tersebut, selain Syafril Daus bersama beberapa staf dan pengurus Kelompok Petani Pemakai Air (KP3A) Kecamatan Koto Tangah, juga dihadiri Taufik Hidayat yang anggota Komisi I DPRD Sumbar itu.


"Kami di sini, bersyukur dan merasa pilihan kami terhadap Pak Taufik Hidayat tepat sekali. Karena, ternyata selalu menepati janjinya yang diucapkan selama masa kampanye pemilu 2014 lalu,"ujar Ketua LPM Kelurahan Koto Pulai, Kecamatan Koto Tangah, Johny Hasibuan.

Sementara, Syafril Daus mengatakan, anggaran sebesar Rp2,1 miliar itu, tak mungkin digunakan untuk membuat saluran irigasi baru. Jadi, dimanfaatkan untuk memperbaiki saluran air yang bocor, sehingga menyebabkan air tidak sampai ke sasaran.

"Kita lihat dulu dimana letak masalahnya selama ini sehingga air tak maksimal terdistribusi ke sawah penduduk," ujar Syafril Daus.

Dalam kunjungan tersebut, Syafril Daus meneliti satu persatu tiap saluran yang akan diperbaiki dan menandai bila ditemukan adanya saluran yang bacor dan harus diperbaiki, sekaligus minta pengertian petani bila nantinya ada diantara saluran yang harus diperbaiki.

"Saya sangat mengharapkan pengertian bapak-bapak, jika ada saluran yang mengarah ke lahan bapak yang diperbaiki. Jadi bersabar dulu menjelang semennya kering, agar salurannya bisa tahan lama dan tidak cepat rusak," harap Syafril Daus.

Sementara, Taufik Hidayat mengatakan, dana dari APBD Sumbar 2017 ini, diharapkan bisa bermanfaat bagi masyarakat karena memang benar-benar membutuhkan. "Sewaktu kampanye 2014 lalu, saya juga melontarkan janji untuk memperbaiki saluran irigasi ini," tukasnya.

Selain memperjuangkan alokasi anggaran untuk perbaikan irigasi di Koto Pulai yang mengairi lahan persawahan di Kelurahan Koto Pulai, Balai Gadang, Batipuh Panjang dan Kelurahan Batang Kabung Ganting tersebut, dia juga memberikan dana aspirasi untuk perbaikan Daerah Irigasi (DI) Gunung Nago yang mengairi areal persawahan masyarakat di Kelurahan Anduring dan Lubuk Lintah.

Khusus untuk daerah Belimbing di kecamatan Kuranji, lanjutnya, dirinya memperjuangkan penguatan tebing di daerah itu, agar masyarakat dapat hidup dengan tentram dan jauh dari bahaya bencana. "Masyarakat yang betul-betul mendukung saya dan bukan hanya semata manis di bibir saja, pasti akan saya perhatikan, karena saya duduk di DPRD itu kan karena mereka," katanya. (rls/kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar