MITRA VALORA NEWS

Rabu, 2017-08-23 21:16 WIB

Muzni Zakaria Ajak Penggiat Wisata Promosikan Daerah di Media Sosial

<p>Muzni Zakaria Ajak Penggiat Wisata Promosikan Daerah di Media Sosial<p>

VALORAnews - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat mengajak duta wisata Uda dan Uni setempat bersama penggiat wisata dan awak media...

Jembatan di Merangin Nyaris Ambruk, Ini Jalur Alternatif Akses Sumbar-Riau

AI Mangindo Kayo | Senin, 15-05-2017 | 09:25 WIB | 163 klik | Nasional
<p>Jembatan di Merangin Nyaris Ambruk, Ini Jalur Alternatif Akses Sumbar-Riau<p>

Besi penyangga jembatan di KM 75/76 Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar tampak bengkok yang nyaris ambruk, akibat ditabrak mobil beberapa hari lalu. Sejak Minggu sore, jembatan ini tak lagi bisa dilalui sehingga akses Sumbar-Riau terpaksa dialihkan. (Istimewa)

VALORAnews - Satu unit jembatan di Km 75/76 di Desa Merangin, Kecamatan Kuok yang nyaris ambruk, Minggu (14/5/2017) sore, polisi langsung memberlakukan sistem buka tutup di jembatan tersebut. Akibatnya, ruas jalan nasional Sumbar-Riau berbahaya untuk dilalui terutama kendaraan bertonase besar.

"Kendaraan Roda 6 atau lebih serta Roda 4 yang bertonase berat, dilarang untuk lewat sementara waktu. Sementara, kendaraan pribadi baik Roda 2 & Roda 4 masih diizinkan melewati jembatan tersebut," ungkap Ketua II Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Sumatera Barat, Suri Hamdazir dalam pesan whatsapp, beberapa saat lalu.

Mengatasi akses transportasi yang terputus total, ungkapnya, jajaran kepolisian mengatur arus lalu lintas dengan memanfaatkan setengah badan jalan yang tersisa. "Karena hanya setengah badan jalan yang bisa dipakai, maka sistem buka tutup diterapkan," terangnya.


Petugas polisi juga terlihat menyeleksi truk jenis colt diesel. Tidak semua truk jenis colt diesel yang dibolehkan melintasi jembatan. Jika truk bermuatan berat, polisi mengarahkan ke jalan alternatif.

Selain kendaraan sepeda motor, kendaraan kecil atau sekelas minibus, L300, bus ukuran menengah yang berisi penumpang maupun tidak juga tampak diizinkan melintas. Sepeda motor sebagian juga tampak menggunakan jembatan lama yang berada di jembatan yang Hampir ambruk ini.

Lantai jembatan sebelah kiri dari arah Bangkinang menuju Sumbar tampak turun sehingga kondisi jembatan sudah miring ke ke kiri. Polisi tampak menutup sisi sebelah kiri jembatan arah ke Sumbar dengan police Line. Besi trotoar jembatan juga sudah bengkok akibat turunnya lantai jembatan.

Lantai jembatan bagian timur juga tampak sudah renggang dengan beton/tapak jembatan, sehingga masyarakat mengkhawatirkan jembatan benar-benar ambruk apabila tetap dilewati mobil bermuatan berat.

Bagian timur sebelah kiri jembatan ini memang sudah rusak karena dihantam truk colt diesel beberapa hari lalu.

Salah seorang warga Sumbar yang akan berangkat dari Pekanbaru menuju Padang, Firdaus melaporkan, mengantisipasi ambruknya jembatan sepanjang lebih kurang 25 meter ini, maka kendaraan roda 6 keatas dari arah Sumbar menuju Pekanbaru, dialihkan dari Rantau Berangin melalui Simpang TB Rohul kemudian lewat Jalan Lintas Petapahan Tapung Kampar menuju Jalan Garuda Sakti Pekanbaru.

Untuk Kendaraan roda 6 keatas dari arah Pekanbaru menuju Sumbar dialihkan dari Simpang 4 Garuda Sakti (Simpang Panam) menuju Petapahan, lanjut ke Simpang TB Rohul dan keluar di Rantau Berangin Kampar. (kyo)

Komentar

situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker