MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2017-10-19 00:42 WIB

Empat Daerah Terindikasi Lakukan Pelanggaran, Irwan: Kita Layangkan Teguran

<p>Empat Daerah Terindikasi Lakukan Pelanggaran, Irwan: Kita Layangkan Teguran<p>

VALORAnews -- Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengatakan, akan menindaklanjuti paparan Asisten Komisioner Bidang Pengaduan dan Penyelidikan Komisi...

Jika Diberi Sanksi PABBSI, Yal Azis: Saya Akan Buka Semuanya

AI Mangindo Kayo | Selasa, 16-05-2017 | 20:13 WIB | 375 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Jika Diberi Sanksi PABBSI, Yal Azis: Saya Akan Buka Semuanya<p>

Ketua Family Barbel Club, Yal Azis. (istimewa)

VALORAnews - Ketua Family Barbel Club, Yal Azis, menyayangkan utusan Pengurus Besar Persatuan Angkat Berat, Besi dan Binaraga Seluruh Indonesia (PB PABBSI), tak meminta penjelasan dari pihaknya, terkait aksi penggalangan receh yang dilakukan bersama lifter andalannya, Sandra Diana Sari di sejumlah tempat di Padang pada 11 dan 12 Mei 2017 lalu.

"Tanpa meminta penjelasan dari kami sebagai pihak yang melakukan aksi, itu bukan lah pilihan yang bijak. Selama ini, kami tak pernah menyalahkan PABBSI secara kelembagaan. Kami hanya menuntut perhatian KONI Sumbar terhadap atlet yang telah menorehkan prestasi di tingkat Asia," ungkap Yal Azis saat dikonfirmasi secara terpisah, Selasa (16/5/2017).

Yal Azis juga mengungkapkan, biaya tiket yang ditimbulkan selama mengikuti Asian Powerlift Champions 2017 di GOR Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat pada 1-5 Mei 2017 lalu itu, masih belum ada penggantiannya dari panitia.


"Kami hanya diminta untuk mengirimkan boarding. Sampai sekarang, belum jelas juga, apakah akan diganti atau tidak," terang pria yang juga wartawan dengan kompetensi utama ini. (Baca: PABBSI Ancam Lifter Angkat Berat Yunior Sumbar dan Klubnya Disanksi)

Selain itu, Yal Azis mengaku, tak mau berpolemik dengan pemberitaan media. "Kita tidak mengada-ada. Bantuan dari KONI itu memang tak ada untuk Sandra. Padahal, kita telah mengajukan permintaan bantuan dana sesuai dengan prosedurnya yakni melalui pengurus provinsi (Pengprov) PABB Sumbar," terang Yal Azis dengan nada meninggi.

Ditegaskan Yal Azis, dirinya tak punya kepentingan apapun dengan aksi penggalangan receh di pinggir jalan pada 11 dan 12 Mei 2017 lalu itu. "Saya bukan orang politik yang memiliki kepentingan tertentu. Saya hanya seorang wartawan yang peduli dengan dunia olahraga," tegasnya. (Baca: Sanksi untuk Sandra Dipastikan Edwarsyah Bersifat Mendidik)

"Jika saya, klub dan Sandra nantinya diberi sanksi, saya akan melakukan perlawanan. Saya akan buka semuanya ke publik. Biar semua orang tahu," tambah Yal Azis tanpa mau menyebutkan, persoalan apa yang akan diungkapkannya nanti itu. (kyo)

Komentar

Berita Sport

situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker