MITRA VALORA NEWS

Rabu, 2017-11-22 22:40 WIB

Padang Bentuk Lembaga Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat

<p>Padang Bentuk Lembaga Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat<p>

VALORAnews - Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Padang, membentuk Perlindungan...

Pasutri Hafizh 30 Juz Tertunggak Biaya Persalinan Buah Hati yang Lahir Prematur

AI Mangindo Kayo | Kamis, 18-05-2017 | 19:12 WIB | 494 klik | Kab. Dharmasraya
<p>Pasutri Hafizh 30 Juz Tertunggak Biaya Persalinan Buah Hati yang Lahir Prematur<p>

Layanan Mustahik Dompet Dhuafa Singgalang, Fauzi Yandri, ditemani Sugeng Ma'arif (34) membayarkan sebagian tagihan biaya perawatan anak pertamanya yang lahir prematur, Kamis (18/5/2017). Bayinya lahir dalam usia kandungan menginjak 8 bulan sehingga perlu mendapatkan perawatan di RSUP M Djamil, Padang. (istimewa)

VALORAnews - Mengurus BPJS buah hati empat hari sebelum kelahiran anak pertama, ternyata tak kunjung memberi kesempatan pasangan suami isteri Hafizh Alqur'an 30 Juz, Sugeng Ma'arif (34)dan Siti Farchah (33) dapat menikmati akses layanan BPJS bagi bayinya.

Sang buah hati yang terlahir dalam kondisi prematur, sehingga terpaksa mendapat perawatan di RSUP M Djamil, Padang. Bayinya terlahir di usia kandungan baru menginjak delapan bulan, dengan berat 1,4 Kg dan panjang 39 Cm. Dirawat di ruang NICU, dari 2-12 Mei 2017.

Perawatan selama 11 hari tersebut, ternyata memakan biaya tak sedikit. Tercatat, tagihan yang harus dibayarkan sebanyak Rp19.783.042. Warga Sitiung, Kabupaten Dharmasraya ini pasrah. Jelas penghasilannya tak mencukupi untuk menutupi tunggakan RS yang tak bisa ditebus dengan BPJS.


Profesinya sehari-hari sebagai guru ngaji, tak cukup untuk menutupi tunggakan. Tak ada sanak saudara lainnya di Sumatera Barat. Mereka berasal dari Tanah Jawa. Kedatangan mereka ke Dharmasraya pun, berkat permintaan warga Sitiung yang butuh guru mengaji disana.

Ilmu yang mereka miliki dengan bekal hafalan 30 Juz, tentu menambah keyakinan warga untuk belajar bersama pasangan ini.

"Kami ikhtiar, mencoba memasukkan proposal bantuan ke berbagai lembaga sosial dan Alhamdulillah mendapat respon positif, termasuk Dompet Dhuafa," tutur Sugeng saat Layanan Mustahik Dompet Dhuafa Singgalang, Fauzi Yandri, menemui beliau untuk penyaluran bantuan, Kamis (18/5/2017).

Dikatakan, BAZNAS Dharmasraya dan Provinsi, juga menanggapi proposalnya dan berencana juga akan membantu pelunasan.

Dompet Dhuafa Singgalang membuka penggalangan donasi untuk membantu pelunasan tunggakan RS pasangan Hafizh 30 Juz ini. Dapat disalurkan via Rekening BNI Syariah 234.66666.6 atas nama Dompet Dhuafa Singgalang. Tambahkan nominal Rp19 dan berita transfer 'Untuk Tunggakan Hafizh 30Juz' di setiap donasi. (rls/kyo)

Komentar

Berita Kab. Dharmasraya