MITRA VALORA NEWS

Selasa, 2017-06-27 10:41 WIB

Padang Siapkan Lahan dan Perda Insentif untuk Calon Investor

<p>Padang Siapkan Lahan dan Perda Insentif untuk Calon Investor<p>

VALORAnews - Idul Fitri merupakan momen pulangnya perantau ke kampung halaman. Kedatangan perantau diharapkan akan membawa perubahan bagi kampung. ...

Damkar Agam Bagi Ilmu ke Sekolah

AI Mangindo Kayo | Minggu, 11-06-2017 | 16:58 WIB | 123 klik | Kab. Agam
<p>Damkar Agam Bagi Ilmu ke Sekolah<p>

Personel pemadam kebakaran Agam, memeragakan praktek memadaman api dengan peralatan tradisional, pada majelis guru, pelajar MTsN 1 Matur, Sabtu (10/6/2017). (humas)

VALORAnews -- Personel Pemadam dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Agam, menggelar sosialisasi dan simulasi pemadaman api sekaligus pemakaian alat pemadam kebakaran bagi seluruh siswa dan majelis guru di daerah itu.

Kegiatan ini sudah digelar pada berbagai sekolah. Kali ini, Damkar Agam membagi ilmu tersebut pada majelis guru, pelajar MTsN 1 Matur, Sabtu (10/6/2017).

Kabid Damkar pada Satpol PP dan Damkar, Yunaidi mengatakan, seluruh warga sekolah harus waspada setiap saat terhadap bahaya api yang menyebabkan kebakaran. Untuk itu, pihak sekolah diminta bisa memakai alat pemadam api yang ada baik Alat Pemadam Api Ringan (APAR) maupun Alat Pemadam Api Tradisional (APAT). Semua perangkat ini harus ada di setiap ruangan.


"Untuk itu, kita minta warga sekolah menjadikan sosialisasi ini sebagai kegiatan pengetahuan awal terhadap pemadaman kebakaran. Jika terjadi percikan api di setiap lini, segera cegah dengan alat yang ada, dan sesegera mungkin laporkan pada petugas Damkar," ujarnya.

Seluruh masyarakat, warga sekolah untuk terus mencek segala sesuatu yang menimbulkan percikan api, baik di rumah maupun disekolah yang nantinya bisa menimbulkan kebakaran.

"Garda terdepan dalam setiap masalah kebakaran di sekolah adalah warga sekolah. Hendaknya setiap warga sekolah dapat mencermati dan jadikan kegiatan sebagai pengetahuan untuk mengatasi kebakaran nanti," tambahnya.

Diingatkan Yunaidi, selama Ramadhan setiap warga sekolah, menjaga keamanan lingkungan sekitar. Apalagi, pada Ramadhan intensitas warga semakin meningkat, sehingga perlu kewaspadaan dan juga menjaga ketentraman, keamanan dalam melaksanakan ibadah.

"Hal yang perlu dihindarkan adalah membakar petasan, sebab itu merupakan salah satu penyebab utama kebakaran," katanya.

Kepala MTsN Matur, Irma Suryani mengucapkan terimakasih pada pihak Damkar, yang telah memberikan pembekalan kepada seluruh majelis guru, siswa dan pegawai yang berkekuatan 380 orang tersebut.

"Kita telah diberikan keterampilan dan keberanian dalam memakai alat pemadam APAR dan APAT secara teori, dan juga dilanjutkan praktek memadamkan api," ujarnya.

Ia menyebut, selain memberikan pengetahuan dan keterampilan, kegiatan itu juga sebagai bahan penilaian sekolah sehat tingkat provinsi Sumatera Barat dalam waktu dekat ini. "Kita punya alat pemadam, tetapi belum dan tidak bisa menggunakannya," kata dia.

"Berkat kegiatan ini, peserta terlihat antusias dan teliti dalam pemakaian alat pemadam kebakaran tersebut. Disini juga diperagakan slang tabung gas yang bocor, dan mengeluarkan percikan api serta bagaimana cara memadamkannya," ujarnya pula. (rls/ham)

Komentar

situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker