MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2017-06-29 13:22 WIB

Foto dan Videokan Aksi Pungli Lalu Laporkan

<p>Foto dan Videokan Aksi Pungli Lalu Laporkan<p>

VALORAnews - Libur lebaran Idul Fitri 1438 H sudah memasuki hari ketiga. Sejumlah objek wisata di Padang mulai disesaki pengunjung. Tim Sapu Bersih...

Jangan Larang Anak Pakai Internet

AI Mangindo Kayo | Selasa, 13-06-2017 | 23:59 WIB | 147 klik | Kab. Lima Puluh Kota
<p>Jangan Larang Anak Pakai Internet<p>

Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi memberikan arahan pada jamaah Masjid Nurul Yakin Kandang Lamo Kenagarian Sarilamak, Kecamatan Harau, Senin (12/6/2017). (humas)

VALORAnews - Internet merupakan keniscayaan yang tidak bisa dihindari. Kendati sarat dengan hal negatif, namun dunia maya sangat dibutuhkan termasuk bagi kalangan siswa. Menyikapi ini, orang tua perlu melakukan pengawasan yang ketat.

Hal itu disampaikan Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi dihadapan jamaah Masjid Nurul Yakin Kandang Lamo Kenagarian Sarilamak, Kecamatan Harau, Senin (12/6/2017).

"Perkembangan teknologi informasi merupakan suatu keniscayaan. Meskipun media sosial mengandung hal negatif, namun kita tidak bisa melarang anak memakai internet tersebut," ungkap Irfendi.


Dikatakan, agar dampak kecanggihan teknologi informasi itu tidak berakibat buruk terhadap anak, maka yang bisa dilakukan adalah melakukan pengawasan. "Jangan larang anak main internet, tapi awasi," ulang Irfendi.

Dikatakan Irfendi, kecanggihan teknologi infomasi rentan dengan manipulas dan informasi bohong yang lebih dikenal dengan sebutan hoax. Untuk itu, masyarakat tidak bisa secara serta merta mempercayai setiap informasi yang ada di media sosial.

"Informasi yang dimuat di dalam media sosial itu tidak bisa ditelan begitu saja. Sebaliknya perlu dipastikan kebenarannya. Sebab, selama ini tidak jarang berita tersebut yang bersifat bohong alias hoax," ujar putera Koto Tangah Simalanggang tersebut.

Dikesempatan itu, Irfendi juga mengajak kepedulian masyarakat dengan sesama. Jangan sampai ada warga tetangga yang tidak makan karena karena tidak memiliki uang untuk membeli beras.

"Kita tidak ingin ada warga yang menangis tidak makan. Untuk itu kita berharap seluruh masyarakat, termasuk pengurus masjid agar peduli dengan warga sekitarnya. Jika dimasjid ini disediakan kotak amal bagi warga miskin atau anak miskin yang butuh biaya, saya yakin dalam waktu beberapa hari saja dananya akan terkumpul," papar Irfendi.

Begitu juga terhadap pemerintah nagari dan camat, Irfendi juga minta untuk senantiasa melakukan pemantauan kondisi warganya ke lapangan. Bila ada warga miskin yang belum terdaftar sebagai penerima Raskin dan BPJS, maka segera laporkan ke kabupaten.

"Kita juga minta pemerintah nagari melakukan cros cek ke tengah masyarakatnya untuk berikutnya melakukan verifikasi agar terdaftar sebagai penerima Raskin dan BPJS. Tak kalah penting, jangan sampai terlantarkan sekolah anak miskin yang pintar," ulang Irfendi.

Dikesempatan itu, Irfendi juga menyerahkan bantuan dana bagi Masjid Nurul Yakin sebesar Rp10 juta. (rls/kyo)

Komentar

Berita Pendidikan

situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker