MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2017-11-23 22:44 WIB

Layanan Non Tunai Perbankan, Faldo: Belum Mampu Penuhi Kebutuhan Masyarakat

<p>Layanan Non Tunai Perbankan, Faldo: Belum Mampu Penuhi Kebutuhan Masyarakat<p>

VALORAnews - Kemajuan teknologi sudah masuk level tidak bisa lagi dihalang-halangi. Masyarakat akan mengikuti kemajuan tersebut, karena dirasakan...

Perantau Apresiasi Kinerja Irfendi Arbi

AI Mangindo Kayo | Minggu, 02-07-2017 | 23:13 WIB | 206 klik | Kab. Lima Puluh Kota
<p>Perantau Apresiasi Kinerja Irfendi Arbi<p>

Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi memberikan sambutan jelang pelaksanaan shalat Idul Fitri di halaman kantor bupati di Sarilamak, Minggu (25/6/2017). (humas)

VALORAnews - Perantau mengapresiasi Pemkab Limapuluh Kota yang telah membuat sejumlah perubahan di daerah ini. Mereka berharap, seluruh elemen masyarakat mendukung program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah daerah yang dipimpin Bupati Irfendi Arbi itu.

"Kita patut mengacungi jempol terhadap Pemkab Limapuluh Kota yang telah dua kali berturut meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Prestasi ini tentu tidak diraih begitu saja, melainkan melewati kerja keras seluruh aparatur daerah di bawah komando Bupati Irfendi Arbi," ungkap H Darmansyah Jailani, perantau asal Kenagarian VII Koto Talago Kecamatan Guguak kepada wartawan di VII Koto Talago, kemaren.

Selain angkat topi atas raihan WTP, Darmansyah juga mengaku gembira, dengan berbagai program Pemkab Limapuluh Kota yang di antaranya membagikan dana bagi pembangunan masjid, honor garin, guru mengaji, membagikan beras bagi keluarga tidak mampu dan lainnya.


Tak kalah menariknya, Irfendi Arbi juga diketahui peduli dengan pendidikan anak dari keluarga miskin. "Kami benar-benar senang dengan berbagai bantuan biaya pendidikan bagi anak keluarga miskin yang selama ini disalurkan bupati," papar Darmansyah.

Lebih membanggakannya, lanjut Darmasyah, Irfendi juga diketahui dalam berbagai kesempatan bertatap muka dengan masyarakat banyak selalu menegaskan tidak boleh anak pintar putus sekolah karena alasan tidak memiliki biaya.

"Kami perantau bangga dengan Bupati Irfendi Arbi. Kami berharap semua pihak mendukung program pembangunan Pemkab Limapuluh Kota. Jangan sebaliknya, membuat suasana tidak kondusif," ingat laki-laki yang merantau ke Kota Bekasi itu, yang ikut diiyakan H Dasril, perantau lainnya.

Dasril juga mengajak seluruh elemen masyarajak mendukung pelaksanaan berbagai program pembangunan pemerintah daerah. Ia mengaku tidak ingin ada pihak yang sengaja membuat suasana tidak nyaman.

"Kami para perantau tentu tidak ingin suasana politik di kampung kita tidak kondusif. Karenanya, kami berharap seluruh pihak sama-sama menjaga suhu politik di daerah ini," tutur Dasril.

Hal senada diungkapkan H Damris Muis, mantan Ketua Perkumpulan Masyarakat Taeh Jakarta (Permata Jaya). Dia mengatakan, prestasi yang diperoleh Bupati Irfendi Arbi mengondol WTP berturut-turut merupakan prestasi yang luar biasa.

"Ini merupakan bukti bahwa pemerintah di kabupaten Limapuluh Kota benar-benar serius dan tranparans dalam pengelolahan keuangan," ungkapnya.

Selain itu, dirinya juga berharap kedepan pemerintah terus memperhatikan kegiatan kegiatan tradisional termasuk mempertahankan budaya-budaya tradisional di kabupaten Limapuluh Kota. "Kemarin kita mendapat kabar, bahwa telah dihidupkan kembali tradisi-tradisi silek di sini, saya harap ini terus dipertahankan," pungkasnya.

Tidak jauh berbeda dengan itu, Asnadi warga Taeh yang juga merantau di ibukota mengatakan, saat ini perekonomian di Limapuluh Kota sudah mulai membaik, hal itu terlihat dari maraknya pembangunan di kabupaten ini.

"Berkembangnya hal ini tentunya tidak terlepas dari peran Bupati Irfendi Arbi dalam memimpin Kabupaten Limapuluh Kota. Apalagi saat ini kita lihat, sepanjang jalan pemerintah sedang memperbaiki jalan yang sebelumnya rusak parah dan berlubang. Saya pribadi sebagai perantau sangat mengapresiasi pembangunan-pembangunan yang dilakukan pemerintah di kampung," ungkapnya.

Terpisah, Bupati Irfendi Arbi mengakui, perantau merupakan salah satu potensi besar dalam percepatan pembangunan di Kabupaten Limapuluh Kota. Menurutnya, selama ini cukup banyak kontribusi perantau terhadap kampung halaman.

"Selama ini kita benar-benar sangat terbantu oleh perantau. Kita berharap berbagai bentuk kepedulian dan kontribusi perantau itu terus mengalir ke kampung halaman untuk percepatan terwujudnya kesejahteraan masyarakat," papar Irfendi dalam sambutan di hadapan ratusan perantau ketika meresmikan pemakaian Mushalla SMPN 1 Guguak yang menghabiskan dana sekitar Rp1 Miliar yang sebagian besarnya berasal dari bantuan perantau yang juga alumni sekolah itu.

Dikesempatan itu, Irfendi juga mengharapkan acara reuni di sekolah-sekolah benar-benar menjadi ajang mempererat silaturahmi dan menimbulkan semangat kebersamaan dalam membangunan Limapuluh Kota. (rls/kyo)

Komentar

Berita Kab. Lima Puluh Kota