MITRA VALORA NEWS

Selasa, 2017-09-26 15:07 WIB

Gubernur, Walikota dan Bupati se-Sumbar Berkomitmen Lakukan Transaksi Non Tunai

<p>Gubernur, Walikota dan Bupati se-Sumbar Berkomitmen Lakukan Transaksi Non Tunai<p>

VALORAnews - Pemprov beserta pemkab/pemko di Sumbar, berkomitmen untuk mengimplementasikan transaksi non tunai, baik itu pada transaksi penerimaan...

KPPD Sumbar Sosialisaikan Pemilihan Serentak di Peringatan HUT RI

AI Mangindo Kayo | Minggu, 20-08-2017 | 18:28 WIB | 123 klik | Kota Padang
<p>KPPD Sumbar Sosialisaikan Pemilihan Serentak di Peringatan HUT RI<p>

Anggota KPPD Sumbar, Defil sosialisasikan tahapan Pilkada serentak kepada warga Kabun Jalan Tunggang, Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji Padang, Minggu (20/8/2017). (istimewa)

VALORAnews -- Sedikitnya, 100 orang warga Kabun, di Jalan Tunggang, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Padang, diberi penjelasan tentang pemilihan serentak 2018 yang diikuti empat kota di Sumbar, Sawahlunto, Padangpanjang, Pariaman dan Padang. Penjelasan ini disampaikan Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi (KPPD) Sumbar, Minggu (20/8/2017).

Sosialisasi tahapan pilkada merupakan bagian dari kegiatan warga setempat dalam memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72. Sosialisasi yang disampaikan, lebih fokus ke tahapan pemilihan serentak 2018.

"Kita berharap, dengan sosialisasi ini masyarakat tahu bahwa tahapan pemilihan serentak 2018 sudah dimulai sejak 14 Juli 2017 lalu," ungkap Sekretaris KPPD Sumbar, Zondra Volta.


Dikatakan, menyampaikan sosialisasi ini merupakan tugas KPPD secara suka rela. "Kegiatan ini dilakukan murni bentuk kepedulian KPPD terhadap pelaksanaan pemilu dan demokrasi di Sumbar," ujarnya.

Zondra Volta berharap, sosialisasi ini dapat dilaksanakan secara terus menerus hingga masa tenang 23 Juni 2018. Dengan kegiatan ini, warga yang awalnya belum mengetahui kapan pendaftaran calon dan tanggal berapa hari pemungutan suara, jadi tahu.

Sementara, anggota KPPD Sumbar, Defil mengatakan, meski sosialisasi diberikan tentang tahapan, tapi diharapkan masyarakat juga paham tentang apa arti demokrasi dan apa gunanya pemilu, terutama pemilih pemula yang belum pernah mengikuti pemilu.

"Kami menyampaikan tahapan, tapi juga menyelipkan pemahaman tentang demokrasi dan pemilu," ujarnya.

Dalam sosialisasi tahapan pilkada, KPPD berpedoman epada Peraturan KPU No 1 Tahun 2017 tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan Pilkada serentak.

Diketahui, tahapan terbagi dua, yakni tahapan persiapan yang diawali dengan sosialisasi. 12 Oktober hingga 11 November akan dilakukan tahapan pembentukan panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) tingkat kelurahan, desa, atau nagari.

Pada tahapan persiapan ada delapan kegiatan, kegiatan lainnya yakni perencanaan program dan anggaran, penandatanganan DPHD, pengesahan peraturan, pendaftaran pemantau pemilihan, pengolahan DP4 dan pemutakhiran data pemilih.

Sedangkan tahapan penyelenggaraan, dimulai dengan kegiatan penerimaan daftar agregat kependudukan per kecamatan (DAK2) yang telah dilakukan 30 Juli lalu. Pada 10 September nanti akan ditetapkan rekapitulasi DPT pemilu atau pemilihan terakhir sebagai dasar perhitungan jumlah minimum dukungan persyaratan pasangan calon perseorangan.

Pendaftaran calon 8 Januari, kampanye 15 Februari, penyerahan laporan awal dana kampanye 14 Februari, pemungutan suara 27 Juni, hingga penetapan Paslon terpilih dan evaluasi dengan waktu yang telah diatur. (rls/kyo)

Komentar

situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker