MITRA VALORA NEWS

Rabu, 2017-11-22 22:40 WIB

Padang Bentuk Lembaga Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat

<p>Padang Bentuk Lembaga Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat<p>

VALORAnews - Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Padang, membentuk Perlindungan...

Disebut Paja, Dendi Gebrak Meja, Tangan Wakil Ketua Dewan Terluka

AI Mangindo Kayo | Senin, 25-09-2017 | 22:31 WIB | 265 klik | Kab. Solok

VALORAnews - Dua anggota Dewan Parwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Solok, dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) nyaris terlibat adu jotos Senin, (25/9/2017). Ini terjadi, saat rapat unsur pimpinan DPRD dan unsur pimpinan fraksi berlangsung.

Dua anggota dewan terhormat yang nyatis terlibat baku hantam tersebut, Wakil Ketua DPRD, Yondri Samin dari kubu Djan Farid yang saat ini mengklaim sebagai ketua DPC PPP Kabupaten Solok, dengan Ketua Fraksi PPP, Dendi dari kubu Romahurmuziy.

Dari informasi yang dihimpun, kejadian itu dipicu atas kisruh dua lisme kepengurusan PPP di pusat. Hingga berujung kisruh sampai ke daerah. Dan di Kabupaten Solok sendiri berujung dengan perebutan kursi Wakil Ketua DPRD.


Kejadian berawal, dari surat DPP PPP kubu Romahurmuziy untuk penggantian Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok yang saat ini diduduki oleh Yondri Samin saat ini.

"Surat tersebut sudah dimasukkan sejak Jumat 22 September 2017 lalu. Namun dalam waktu berdekatan disebut-sebut juga masuk surat dari saudara Yondri Samin," ungkap Dendi saat dikonfirmasi melalui telpon genggamnya.

Pihak Dendi yang diusulkan sebagai pengganti pimpinan DPRD Kabupaten Solok mendesak lembaga DPRD untuk menindaklanjuti surat tersebut dan dibacakan secara terbuka dalam forum usai sidang paripurna pengesahan APBD-P Kabupaten Solok tahun 2017.

Namun untuk menyikapi hal itu, ketua DPRD Kabupaten Solok Hardinalis Kobal berinisiatif untuk melakukan rapat unsur pimpinan lembaga dengan unsur pimpinan fraksi untuk mencari solusi persoalan dua surat yang masuk tersebut.

Dalam rapat Unsur pimpinan lembaga dan unsur pimpinan fraksi yang digelar di ruang ketua DPRD juga turut dihadiri kedua belah pihak. Yondri samin selaku wakil ketua DPRD dan Dendi selaku pimpinan fraksi partai Persatuan Pembangunan. Disinilah petaka itu terjadi.

Entah kenapa, diduga situasi memanas antara kedua belah pihak hingga terlontar kata-kata yang dirasa melecehkan dari mulut Yondri samin kepada Dendi saat rapat unsur pimpinan. Sontak mendengar hal tersebut, Dendi naik pitam dan menggebrak meja kaca yang ada diruangan dan pecah.

"Kalau yang bersangkutan ingin melakukan pembelaan silahkan, cuman saya tak terima sebagai Sekretaris partai dan pimpinan fraksi disebut "Paja" dalam rapat unsur pimpinan," terang Dendi.

Diduga terkena pecahan kaca saat terjadi keributan, menyebabkan jari jempol tangan bagian kanan yondri samin terluka dan mengeluarkan darah. Dan situasi makin memanas dan Nyaris baku hantam.

Beruntung secara Sigap, pimpinan lembaga dan pimpinan fraksi lainnya yang hadir lansung melerai dan mendinginkan situasi dan rapat dihentikan. Sementara Yondri Samin dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

Hingga berita ini dilansir, Yondri Samin masih belum bisa dikonfirmasi karena saat ditelpon yang bersangkutan tidak mengangkat. (dky)

Komentar