MITRA VALORA NEWS

Rabu, 2017-12-13 15:32 WIB

OPD Pemko Padang Dilatih Jitu Pasna

<p>OPD Pemko Padang Dilatih Jitu Pasna<p>

VALORAnews - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, kerap kesulitan memetakan kebutuhan korban pascabencana. Kerap, membutuhkan...

Pramuka Penggalang Kota Padang Diajarkan Pengalaman Kepemiluan, Fikon: Ini Pertama di Indonesia

AI Mangindo Kayo | Jumat, 06-10-2017 | 18:23 WIB | 343 klik | Kota Padang
<p>Pramuka Penggalang Kota Padang Diajarkan Pengalaman Kepemiluan, Fikon: Ini Pertama di Indonesia<p>

Komisioner KPU Sumbar, Fikon dt Sati menyematkan pin pada perwakilan Pramuka Penegak di Kota Padang yang ikut Jambore Demokrasi Pelajar yang digelar KPU Padang di Bumi Perkemahan Lemdadika Padang Besi, Kecamatan Lubukkilangan, Padang, Jumat (6/10/2017). (humas)

VALORAnews - Sedikitnya, 358 orang Pramuka Penggalang memeriahkan Jambore Demokrasi Pelajar yang digelar KPU Padang, di Bumi Perkemahan Lemdadika Padang Besi, Kecamatan Lubukkilangan, Padang, Jumat (6/10/2017). Selama jambore, Pramuka Penggalang yang merupakan siswa SMA/sederajat di Kota Padang, akan dikenalkan persoalan pemilihan umum maupun kepala daerah.

"Adik-adik perlu bergembira, karena kegiatan ini merupakan kegiatan khusus yang dikreasi untuk adik-adik. Khusus di Sumatera Barat, hanya KPU Padang yang menyelenggarakan kegiatan seperti ini. Di Indonesia, belum terdengar ada," ungkap Komisioner KPU Sumbar, Fikon Datuak Sati saat jadi jadi pembina upacara sekaligus membuka rangkaian acara Jambore Demokrasi Pelajar ini, Jumat sore.

Dikatakan Fikon, Jambore Demokrasi Pelajar ini merupakan kegiatan sosialisasi dan pendidikan untuk pemilih pemula yang dirancang khusus KPU Padang untuk pelajar yang aktif di kegiatan kepramukaan.


"Kegiatan ini bertujuan untuk untuk memberikan pendidikan politik kepada pemilih pemula agar memiliki pengetahuan praktis, bagaimana proses demokrasi berjalan, khususnya Pilwako Kota Padang 2018 dan Pemilu serentak 2019," jelas Fikon.

Diharapkan Fikon, peserta jambore mendapatkan pengalaman baik secara konseptual maupun secara praktis, bagaimana mengelola proses pemilu mulai dari tahapan, persiapan sampai pada tahapan rekapitulasi penghitungan suara.

"Adik-adik diharapkan mengikuti kegiatan ini secara disiplin, taat aturan agar kegiatan terlaksana dengan baik," harapnya.

Dalam pembukaan itu, 358 Pramuka Penegak yang hadir, sepakat mengucapkan Ikrar Jambore Demokrasi Pelajar. Mereka menyetujui tata tertib pelaksanaan Jambore Demokrasi Pelajar Kota Padang, bersedia secara disiplin mengikuti setiap rangkaian kegiatan.

Kemudian, juga bersedia jadi agen perubahan bagi bangsa dan negara khususnya dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat serta berkomitmen ikut serta menyukseskan pemilihan walikota dan wakil walikota Padang 2018 dan pemilu serentak 2019.

Sementara, Ketua Pelaksana yang juga Sekretaris KPU Padang, Lucky Dharma Yuli Putra melaporkan, kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih khususnya pemilu pemula. Peserta akan mendapatkan pengetahuan praktis bagaimana proses demokrasi berjalan, khususnya dalam pemilihan pemimpin nasional maupun pemimpin lokal.

"Dengan memiliki pengetahuan tentang pemilu dan demokrasi, kita berharap para pemilih pemula ini ikut berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan pemilu, yang pada akhirnya meningkatkan partisipasi pemilu maupun pilkada," harap Lucky.

Di kesempatan itu, KPU Padang akan menyosialisasikan aplikasi Sipadlih yang bisa diunduh di playstore. Dimana, aplikasi ini akan memuat informasi pemilu sehingga semua orang dapat informasi cukup. (rls/kyo)

Komentar