MITRA VALORA NEWS

Rabu, 2017-12-13 15:32 WIB

OPD Pemko Padang Dilatih Jitu Pasna

<p>OPD Pemko Padang Dilatih Jitu Pasna<p>

VALORAnews - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, kerap kesulitan memetakan kebutuhan korban pascabencana. Kerap, membutuhkan...

Mahyeldi Tanggapi Keluhan Warga Air Pacah Terkait Jalan Maransi

AI Mangindo Kayo | Sabtu, 07-10-2017 | 22:49 WIB | 354 klik | Kota Padang
<p>Mahyeldi Tanggapi Keluhan Warga Air Pacah Terkait Jalan Maransi<p>

Walikota Padang, Mahyeldi Dt Marajo diwawancarai wartawan usai salat Jumat di Masjid Nurul Falah, Aia Pacah, Jumat (6/10/2017). (humas)

VALORAnews - Drainase yang tidak normal berakibat sering terjadinya banjir, serta badan jalan yang sempit sering berakibat lalu lintas tersendat. Ini menjadi keluhan warga Maransi Kelurahan Air Pacah Kecamatan Koto Tangah.

Walikota Padang, Mahyeldi Dt Marajo menanggapi langsung keluhan yang disampaikan warga usai salat Jumat di Masjid Nurul Falah, Aia Pacah, Jumat (6/10/2017).

Menurut dia, solusi mengatasi persoalan yang disampaikan warga tidak lain harus dilakukan pelebaran jalan serta pembenahan drainase. Namun pelaksanaannya tidak bisa serta merta karena berkaitan dengan status tanah yang digunakan.


"Meskipun masuk ke dalam perencanaan pelebaran jalan dan drainase, namun pelaksanaannya tidak bisa serta merta, lantaran berkaitan dengan tanah yang harus dibebaskan," ujar Mahyeldi.

Kembali lagi kepada kesediaan warga, kata Mahyeldi, jika warga setuju dan ada pernyataan hitam atas putih, Pemko turunkan alat untuk pengerjaannya.

Jalan yang dimaksud adalah jalan akses dari Kelurahan Kurao Pagang Kecamatan Nanggalo dengan Jalan Bypass di Kelurahan Air Pacah Kecamatan Nanggalo. Jalan tersebut menjadi akses penting. Saat ini relatif padat karena menuju ke kawasan pusat pemerintahan. Ditambah lagi ada dua kampus besar yaitu Universitas Bung Hatta dan Universitas Baiturrahmah, serta Rumah Sakit Islam Siti Rahmah.

"Dinas PU dan Penataan Ruang segera menindaklanjuti yang disampaikan warga tetkait akses jalan ini," tambah Mahyeldi.

Menurut dia, solusi banjir untuk kawasan Air Pacah dan Sungai Sapih sebetulnya adalah penyelesaian proyek Banda Luruih. Bila Bandar Luruih ini selesai akan berfungsi sebagai pengurai jalur air yang selama ini tidak tertampung di saluran sekunder dan tersier yang ada.

"Bila Bandar Luruih selesai, permasalahan banjir mestinya juga teratasi karena proyek yang dikerjakan provinsi ini memang guna mengurai jalur air dari kawasan Air Pacah dan sekitarnya," tukas Mahyeldi.

Selain permaslahan di atas, tokoh masyarakat Air Pacah mewakili warga juga menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemko Padang yang telah melakukan perbaikan jalan lingkungan.

"Kualitas jalan lingkungan di Air Pacah dan sekitarnya sudah bagus. Tinggal beberapa saja yang masih menunggu sentuhan Pemko. Untuk itu kami ucapkan terimakasih, Pak Wali," ucap Arifin Musa, sesepuh masyarakat setempat.

Kesempatan ini dalam rangka kegiatan program yang disebut "Jumat Keliling (Jumling)". Program ini dijadwalkan setiap Jumat dari masjid ke masjid yang dipimpin langsung Walikota didampingi pimpinan SKPD. Disini, Mahyeldi bertindak sebagai khatib dan imam.(rls/vri)

Komentar