MITRA VALORA NEWS

Rabu, 2017-12-13 15:32 WIB

OPD Pemko Padang Dilatih Jitu Pasna

<p>OPD Pemko Padang Dilatih Jitu Pasna<p>

VALORAnews - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, kerap kesulitan memetakan kebutuhan korban pascabencana. Kerap, membutuhkan...

2.040 UMK dan UMB Harus Bersinergi

AI Mangindo Kayo | Senin, 09-10-2017 | 20:17 WIB | 159 klik | Kota Padang
<p>2.040 UMK dan UMB Harus Bersinergi<p>

Walikota Padang, Mahyeldi Dt Marajo.

VALORAnews - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang mencatat, sedikitnya ada 2.040 Usaha Menengah Kecil (UMK) dan Usaha Menengah Besar (UMB) ada di Kota Padang. Walikota Padang, H Mahyeldi Dt Marajo melihat, cukup banyaknya pengusaha potensial tersebut akan dapat menggerakkan roda perekonomian Kota Padang.

"UMK dan UMB cukup banyak dan ini potensi besar," kata Mahyeldi, kemarin.

Dia mengatakan, untuk menyelesaikan masalah di Kota Padang salah satunya dengan mendorong pengusaha besar untuk melaksanakan aturan dan kegiatan dengan semestinya.


"Kalau orang kaya sadar aturan, maka akan selesaikan masalah kemiskinan di negara ini," kata Mahyeldi.

Mahyeldi berharap, UMB akan dapat mewadahi UMK agar bisa mengakses pasar. Sebab, UMK tidak akan mungkin mampu mengakses pasar secara berkesinambungan jika tidak dibantu oleh UMB. "Karena itu, UMB dan UMK mesti bersinergi," ujarnya.

Sewaktu berkunjung ke Vietnam beberapa waktu lalu, Mahyeldi melihat terjalin eratnya sinergi antara pemerintah dengan pengusaha untuk membantu UMK. Hemat dia, itu pula sebabnya cukup banyak nelayan asal Vietnam yang menangkap ikan di perairan Indonesia. Sehingga kapalnya pun mesti ditenggelamkan.

"Kenapa mereka bersemangat? Karena hasil tangkapan mereka dijamin pemerintah, sehingga ikan yang ditangkap dapat diekspor," hemat Mahyeldi.

Ketika itu, Mahyeldi melihat langsung bagaimana ikan hasil tangkapan nelayan di Vietnam yang langsung dikirimkan ke pelabuhan ekspor. Ikan tersebut tidak bermain-main dulu di Vietnam, tetapi langsung di ekspor.

"Peran inilah yang dimainkan pengusaha dalam membantu UKM," ulas Mahyeldi. (rls/vri)

Komentar