MITRA VALORA NEWS

Rabu, 2017-11-22 22:40 WIB

Padang Bentuk Lembaga Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat

<p>Padang Bentuk Lembaga Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat<p>

VALORAnews - Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Padang, membentuk Perlindungan...

Elly Thrisyanti Sosialisasikan Gerakan 18.21 ke Warga Bugat

AI Mangindo Kayo | Minggu, 15-10-2017 | 16:43 WIB | 128 klik | Kota Padang
<p>Elly Thrisyanti Sosialisasikan Gerakan 18.21 ke Warga Bugat<p>

Ketua DPRD Padang, Elly Thrisyanti saat bersilaturahmi dengan warga Bukit Putus Gaung Telukbayur (Bugat), Sabtu (14/10/2017). (humas)

VALORAnews - Ketua DPRD Padang, Elly Thrisyanti menghadiri pertemuan bulanan guna mempererat hubungan silaturahmi antara pemuka dan masyarakat Bukit Putus Gaung Telukbayur (Bugat), Sabtu (14/10/2017).

Di kesempatan itu, Elly berbicara tentang pola pengasuhan anak. Memiliki anak yang baik dalam bersikap, cerdas, dan patuh, terangnya, adalah impian siapa saja. Untuk memiliki anak dengan kriteria tersebut, sepenuhnya tanggung jawab orang tua dengan cara mendidik secara baik sedini mungkin.


"Cara mendidik anak harus dipahami secara menyeluruh bukan hanya sepenggal-sepenggal saja. Agar anak tumbuh dengan utuh baik secara intelektual, spiritual, dan emosional, maka mendidik anak seharusnya berupa upaya mengajak dan memotivasi anak kearah positif untuk berani menemukan hal-hal baru secara intelektual, spiritual dan emosionalnya. Ketiganya jangan dipisahkan apalagi dihilangkan," urai ibu dua anak ini.

Kesalahan yang umum dilakukan orangtua, ungkap Elly, mereka merasa telah cukup hanya dengan memasukan anak ke sekolah. Mereka memang diajari di sekolahan tentang berbagai hal.

"Pada posisi ini, maka kemungkinan gagal dalam mendidik anak sudah di depan mata. Seharusnya, tanggung jawab sebagai orang tua dalam mencetak anak yang berkualitas, tidak bisa sampai di situ saja," tukasnya.

Kader Partai Gerindra ini mengimbau agar para orangtua, memanfaatkan waktu bersama keluarga mulai pukul 18.00 sampai 21.00WIB atau Gerakan 18.21 yang telah dicanangkan Pemko Padang. Orang tua beserta anak-anak, tidak lagi memegang gadget, menonton televisi dan aktivitas lainnya selain bersama anak.

"Waktu berkualitas itu bisa dimanfaatkan untuk makan bersama, bercerita dan beribadah bersama," terang Elly.

Sementara, Ketua TP-PKK Padang, Harnely Bahar mengatakan, lelaki merupakan pemimpin dalam keluarga. Dia harus bisa membawa anak dan istrinya ke jalan benar. Setinggi apapun jabatan seorang perempuan, tukasnya, yang jadi pemimpin dalam rumah tangganya tetap suami yang harus dihormati.

Harnely Bahar sempat bergurau dihadapan masyarakat, "Walaupun Ketua DPRD Padang seorang perempuan yang jadi pimpinan di lembaga di legislatif, tetapi di rumah pemimpin tetap suaminya yaitu Pak Eri,"

Candaan Harnely ini mendapat sambutan hangat dari Ketua Bugat, Ilhamon Ilyas dan sekretarisnya, Asril Sudianto serta masyarakat setempat lainnya.

Ditambahkan Elly Thrisyanti, sebagai orangtua, saat ini kita harus membentengi keimanan yang kuat bagi keluarga dari pengaruh global. Sekali saja terlihat tidak sengaja tontonan yang tidak semestinya oleh anak-anak, maka butuh waktu selama 8 bulan untuk menghilangkannya dalam ingatan mereka. Itupun dengan upaya sangat keras.

"Apalagi tontonan dunia maya itu sengaja dilihat. Jangan sampai Iptek menguasai anak-anak kita. Tetapi kitalah yang menguasai Iptek," tegasnya. (adv)

Komentar