MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2018-12-13 19:50 WIB

DPTHP Kedua Catatkan Ribuan Pemilih Tanpa Dokumen Kependudukan di Sumbar

<p>DPTHP Kedua Catatkan Ribuan Pemilih Tanpa Dokumen Kependudukan di Sumbar<p>

VALORAnews - Pemilih di Sumbar bertambah 76.242 orang setelah penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Kedua (DPTHP-2) di Padang, Rabu...

Tim Kemendagri Observasi Kepemimpinan Indra Catri

AI Mangindo Kayo | Rabu, 18-10-2017 | 23:42 WIB | 381 klik | Kab. Agam
<p>Tim Kemendagri Observasi Kepemimpinan Indra Catri<p>

Bupati Agam, Indra Catri makan balanjuang bersama warga Tilatang Kamang, pekan lalu. (humas)

VALORAnews -- Bupati Agam, Indra Catri Dt Malako Nan Putiah dinilai tim dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri, Rabu (18/10/2017). Observasi langsung ini dalam rangka penilaian penghargaan sebagai Kepemimpinan Kepala Daerah (Leadership Award) 2017.

Sekda Agam, Martias Wanto Dt Maruhun menyebut, penilaian yang dilakukan berdasarkan tindaklanjut dari surat Badan Penelitian dan Pengembangan No 002.6/2299/Litbang, tanggal 18 Agustus 2017 perihal Informasi Rekam Jejak Kepala Daerah

"Kita sudah mengirimkan data tersebut dengan valid dan objektif, berupa data rekam jejak dan bukti fisik dari beberapa piagam dan penghargaan yang telah diraih bupati. Hari ini, dilakukan penilaian observasi dari tim penilai, yang terdiri dari tujuh orang pakar independen, objektif dan profesional selama 17-18 Oktober 2017," jelas Martias Wanto.


Dikatakan, penilaian itu hanya ditujukan pada para kepala daerah di Indonesia yang terbaik dan terpilih, sesuai dengan kriteria yang ditentukan Kementerian Dalam Negeri.

"Alhamdulillah, bupati kita terpilih sebagai nominasi penilaian kepala daerah terbaik dalam memajukan daerahnya bersama dengan 11 bupati, tujuh walikota dan lima gubernur se-Indonesia," ungkap Martias.

Kriteria Leadership Award itu ada empat, yakni menduduki jabatan sebagai kepala daerah minimal empat tahun, pernah mendapat penghargaan dari lembaga-lembaga yang kredibel baik di dalam maupun luar negeri, tidak tersangkut masalah hukum/moral dan mendapat sorotan positif dari media-media lokal dan nasional.

"Secara garis besar, ada dua faktor yang dinilai dalam leadership award, yakni kepemimpinan birokrasi dan kepemimpinan sosial. Ini menunjukkan bahwa kita lebih dulu selangkah dari daerah lain," katanya. (rls/ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar