MITRA VALORA NEWS

Rabu, 2017-11-22 22:40 WIB

Padang Bentuk Lembaga Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat

<p>Padang Bentuk Lembaga Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat<p>

VALORAnews - Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Padang, membentuk Perlindungan...

Distan dan Mabes TNI Evaluasi Cetak Sawah di Agam

AI Mangindo Kayo | Rabu, 18-10-2017 | 23:47 WIB | 190 klik | Kab. Agam
<p>Distan dan Mabes TNI Evaluasi Cetak Sawah di Agam<p>

VALORAnews -- Pemkab Agam mengharapkan, target cetak sawah baru seluas 71 hektar dapat terealisasi tahun ini, setelah sebelumnya realisasi cetak sawah baru di Kabupaten Agam seluas 59 hektar sukses dilaksanakan sesuai target.

"Saat ini, seluas 8,8 Ha cetak sawah baru tahun 2017 ini telah ditanami, dengan pertumbuhan padi yang cukup baik. Di samping itu, Distan Agam dan Mabes TNI melakukan evaluasi cetak sawah," kata Kepala Dinas Pertanian Agam, Afdhal, di Lubukbasung, Rabu (18/10/2017).

Diakui Afdhal, kondisi lahan yang berat di beberapa tempat, juga menimbulkan kesulitan. Diharapkannya, akhir November 2017 mampu mencapai target 71 ha tersebut.


Dengan bertambahnya luas tanam lahan sawah ini juga akan meningkatkan produksi padi di Kabupaten Agam. Baru-baru ini, Kabupaten Agam telah menerima penghargaan Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) dengan peningkatan produksi beras padi 13,93 persen, tertinggi di Sumatera Barat.

Agar cetak sawah cepat terealiasasi, Jumat (13/10/2017), Dinas Pertanian beserta jajaran TNI, yang dipimpim langsung Brigjend TNI, M Afis, selaku Ketua Tim Evaluasi dan Pengawasan Cetak Sawah Mabes AD, melakukan kunjungan untuk melihat langsung pelaksanaan cetak sawah baru itu.

Dalam kunjungan itu, dari target 71 ha, baru terealisasi seluas 22,8 Ha. Artinya masih ada 47,2 Ha lagi yang harus dikebut pelaksanaannya. Untuk itu, M Afis meminta jajaran TNI, dalam hal ini Kodim 0304 Agam, segera menuntaskan pekerjaan tersebut. Di antaranya, dengan menambah alat berat sebanyak 2 unit dari yang beroperasi saat ini, sebanyak 3 unit.

"Dengan 5 alat berat, tiap hari harus selesai 1 Ha, agar target tersebut dapat tercapai," tutur Brigjen M Afis.

Cetak sawah baru telah menjadi agenda nasional untuk mendukung swasembada pangan, yang ditargetkan pemerintah, tak terkecuali di Kabupaten Agam. Sebagai sentral pangan di Sumatera Barat, seluas 71 ha cetak sawah baru menjadi target untuk direaliasasikan tahun 2017, yang berlokasi di Kecamatan Tanjung Mutiara. (rls/ham)

Komentar