MITRA VALORA NEWS

Sabtu, 2017-12-16 18:53 WIB

Gubernur Sumbar Luncurkan Gerakan NES

<p>Gubernur Sumbar Luncurkan Gerakan NES<p>

VALORAnews -- Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno menghadiri peluncuran Pengembangan Kawasan Inklusi Keuangan Terpadu melalui Gerakan Nagari Elok...

Mahyeldi Teken Perwako Pedoman Pengelolaan Cagar Budaya

AI Mangindo Kayo | Sabtu, 21-10-2017 | 23:37 WIB | 172 klik | Kota Padang
<p>Mahyeldi Teken Perwako Pedoman Pengelolaan Cagar Budaya<p>

Walikota Padang, Mahyeldi Dt Marajo menandatangani Perwako tentang Pedoman Pengelolaan Cagar Budaya di Kota Padang, Sabtu (21/10/2017). (humas)

VALORAnews - Pembangunan Kota Padang terus memperlihatkan kemajuan dari waktu ke waktu. Dengan pesatnya kemajuan, membuat warga semakin bersemangat dan bangga akan kotanya.

Hampir setiap hari, Walikota Padang, H Mahyeldi Dt Marajo memperhatikan gerak pembangunan dengan turun ke lapangan. Meninjau pembangunan dan masyarakat, hampir di semua sektor, terutama sektor ekonomi, pendidikan dan kemasyarakatan, sebagai modal kuat dalam pelaksanaan pembangunan kota.

Dalam suasana pekerjaan rutin kantor, Mahyeldi juga serius bagaimana pelayanan administrasi tidak mesti selalu di kantor. Di suasana kerja di lapangan pun beliau tidak ada halangan untuk menandatangani surat.


Seperti Sabtu (21/10/2017) tadi, Mahyeldi tampil sederhana meninjau keadaan Pasar Raya. Saat melihat pasar, tiba-tiba datang seorang staf membawa seberkas surat dengan maksud ingin meminta tandatangan. Di dalam map yang diapit staf itu terdapat Perwako tentang pedoman pengelolaan cagar budaya di Kota Padang.

Mahyeldi yang tidak suka berbelit-belit ini spontan mengambil berkas itu, membacanya dan memeriksanya sebentar, lalu langsung menandatangani di atas pahanya dengan spontan duduk berjongkok.

Staf wanita yang awalnya agak takut-takut, karena khawatir merasa salah, spontan juga ikut jongkok sambil menerangkan isi materi Perwako itu. Staf yang melawan rasa takutnya demi melaksanakan tugas, mencoba untuk terus memberanikan diri, karena Perwako itu akan diseminarkan pada diklat yang dilaksanakan Senin (22/10/2017).

Sapaan ramah walikota yang menyambut baik dengan rasa tulus dan spontan menandatangani surat tadi, menghilangkan rasa ketakutan staf tadi. Rasa takut berganti senang alang kepalang.

"Terimakasih Pak Wali," ujar staf wanita tadi yang ternyata seorang Kepala Seksi di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. (rls/vri)

Komentar