MITRA VALORA NEWS

Sabtu, 2017-12-16 18:53 WIB

Gubernur Sumbar Luncurkan Gerakan NES

<p>Gubernur Sumbar Luncurkan Gerakan NES<p>

VALORAnews -- Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno menghadiri peluncuran Pengembangan Kawasan Inklusi Keuangan Terpadu melalui Gerakan Nagari Elok...

Kesiapan TdS 2017

Ini Catatan Tim Survey Terkait Jalur Etape V Kota Solok-Solsel

AI Mangindo Kayo | Jumat, 27-10-2017 | 13:09 WIB | 231 klik | Kab. Solok Selatan
<p>Ini Catatan Tim Survey Terkait Jalur Etape V Kota Solok-Solsel<p>

Tim survey Jalur TdS 2017 berfoto bersama di kantor bupati Solok Selatan, usai melakukan survey jalur Etape V, Kota Solok-Solok Selatan, Kamis (26/10/2017). (humas)

VALORAnews - Tim survey jalur Tour De Singkarak (TdS) 2017 dari Kementrian Pariwisata (Kemenpar) RI, meyakini, etape V yang akan menempuh rute Kota Solok-Solok Selatan bakal jadi jalur favorit dalam ajang TdS 2017 ini. Penilaian itu muncul setelah dilakukan survey lapangan persiapan jalur di Etape V tersebut, Kamis (26/10/2017).

"Etape V Kota Solok ke Solok Selatan saya pastikan menjadi etape terfavorit dan terbaik pada TdS tahun ini. Karena jaraknya yang ideal, rutenya penuh tantangan serta memiliki view bagus," terang Shintaro Situmorang, Person Incharge TdS Kemenpar RI.

Shintaro menjelaskan, usaitim memetakan dan menganalisa jalur etape V itu, ada beberapa catatan yang harus dikebut untuk segera dibenahi. Hingga kini pihaknya menyatakan bahwa kesiapan jalur sendiri sudah mencapai 80 persen.


"Di balik catatan yang harus segera diperbaiki itu, pada intinya tim sudah menyepakati jalur ke Solsel diikutkan dalam pergelaran iven TdS tahun ini. Tentu sepanjang yang kita sarankan ini dapat dipenuhi. Akhir bulan ini, kita akan rapat di provinsi terkait finalisasinya," sebutnya.

Sejumlah catatan yang mesti dipenuhi, sambung Shintaro, membenahi jalan yang tersisa sekitar 20 persen lagi. Terutama titik jalanPekonina di depan kantor Kejari Solsel. Jalan tersebut, katanya, masih banyak yang berlubang.

"Masih di sepanjang jalan di Kecamatan Pauh Duo, Solsel, terlihat banyak pasir-pasir yang bertebaran di badan jalan, Ini harap dibersihkan. Lalu, titik finis 200 meter depan kantor Bupati Solsel harus di hotmix. Sementara, untuk kontur jalurnya yang berbelok, mendaki dan menurun kita yakini akan sangat disukai pebalap nantinya," katanya.

Tim survey sendiri, terdiri dari Kemenpar RI Shintaro dan Melisya. Kemudian, Tim teknis Jamaludin dan rombongan. Tim dari Dinas Pariwisata Sumbar diwakili Trio Averia Lesmana dan Nofiardi S. Tim dari Polda Sumbar diwakili Kasubag Kerma Biro Ops Polda Sumbar, Kompol Erlis Sayuti Dt Rajo Mangkuto dan rombongan.

Tim survey turut didampingi Kabid Pengembangan Pemasaran Pariwisata Disparbud Solsel Yolni Hendra dan rombongan. Dishub Solsel, Aksa Ivani, Polres Solsel yang dikomandoi Kabag Ops Kompol Benu Alam dan jajaran, Kepala BPBD Editorial serta perwakilan dari Dinas PU Solsel.

Catatan lain yang juga tak kalah penting dipenuhi, menurut Kompol Erlis Sayuti, adalah penataan kabel listrik yang berada di tepi jalan yang akan berpotensi membahayakan pebalap. Kemudian katanya, pemasangan rambu-rambu lalu lintas di setiap tikungan agar diperbanyak.

"Di Solsel ini kita jumpai banyak terdapat jembatan, untuk di jembatan ini agar ditempatkan personil jaga. Selain itu, pohon-pohon yang dapat mengganggu lajunya ajang balap atau dahan-dahan kayu harus dibersihkan," katanya.

Sementara, Bupati Solsel, Muzni Zakaria mengaku, setiap masukkan tim survey yang jadi kewenangan Pemkab mengerjakannya. Dipastikan, pengerjaan akan selesai tepat waktu. Hanya saja yang perlu digenjot itu adalah hal-hal yang berkaitan dengan persiapan jalur, namun bukan kewenangannya berada pada pihak lain seperti jalan nasional yang masih tersisa jadi kewenangan pihak Balai Jalan.

"Titik finish yang menjadi masukkan dari Tim penilai TdS kepada Dinas PU Solsel, kita minta diprioritaskan untuk dibenahi secepatnya. Kemudian, yang berkaitan dengan kewenangan pihak Balai terkait pengerjaan titik jalan yang menjadi masukkan tim penilai, juga akan segera kita surati untuk menjadi prioritas juga," ujarnya.

Muzni berharap, mulai tahun ini hingga tahun-tahun berikutnya, TdS tidak libur lagi masuk ke Solsel. Hal itu dikatakan, menyusul tahun lalu TdS pernah absen masuk ke Solsel yakni pada tahun 2016 lalu. (rls)

Komentar

Berita Sport