MITRA VALORA NEWS

Jumat, 2017-11-24 18:02 WIB

Penerbit Buku Rumahkayu Rilis Literatur Indonesia

<p>Penerbit Buku Rumahkayu Rilis Literatur Indonesia<p>

VALORAnews - Penerbit Buku Rumahkayu, merilis Literatur Indonesia (LINI), Kamis (23/11/2017) di Gubuk Coffee, Jembatan Kalawi, Kelurahan Kalumbuk,...

Abdul Rahman Lantik Pengurus PMR di Tiga SMA

AI Mangindo Kayo | Jumat, 27-10-2017 | 18:52 WIB | 175 klik | Kab. Solok Selatan
<p>Abdul Rahman Lantik Pengurus PMR di Tiga SMA<p>

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Solok Selatan, Abdul Rahman melantik anggota Palang Merah Remaja (PMR) di tiga sekolah di Solok Selatan, Kamis (26/10/2017). (diky lesmana/valoranews)

VALORAnews - Palang Merah Indonesia (PMI) Solok Selatan, bentuk Palang Merah Remaja (PMR) di 3 sekolah ditingkat Wira atau tingkat SMA, Kamis (26/10/2017). Tiga sekolah tersebut, SMA 6 Solok Selatan, MAN 1 Solok Selatan dan SMA 5 Solok Selatan.

Ketua PMI Solok Selatan, Abdul Rahman usai pelantikan PMR mengatakan, kegiatan ini bertujuan membentuk relawan yang peduli kemanusiaan, kebencanaan serta menciptakan generasi muda yang memiliki jiwa sosial.

"Saat ini, baru ada enam sekolah ditingkat wira yang sudah kita kukuhkan. Tiga sekolah dikukuhkan pada 2016 lalu dan tiga sekolah pada tahun ini," katanya.


Menurutnya, masing-masing sekolah dibentuk sebanyak 20 orang anggota PMR. 10 orang di antaranya laki-laki dan 10 orang perempuan. Kemudian ditambah dengan sebanyak 10 orang guru pendamping.

"Nantinya, keseluruhan anggota PMR ini akan diberikan semacam pelatihan dalam bentuk latihan gabungan di lapangan," jelasnya.

Hal ini, lanjut Rahman, untuk mengasah kepedulian mereka dan peka terhadap bentuk kemanusiaan yang bersifat sosial serta cakap dalam pengetahuan kepalang merahan.

"Apalagi kita sama-sama tahu, jika Solok Selatan merupakan salah satu daerah rawan bencana. Baik, bencana banjir, longsor dan daerah rawan pergerakan tanah," ungkapnya.

Mereka, tambahnya, merupakan duta atau relawan yang tanggap terhadap persoalan tersebut. Termasuk sebagai duta donor darah.

"Kedepan mereka telah siap menghadapi persoalan tersebut. Terutama, masalah kepalang merahan," pungkasnya. (dky)

Komentar

Berita Kab. Solok Selatan