MITRA VALORA NEWS

Rabu, 2017-11-22 22:40 WIB

Padang Bentuk Lembaga Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat

<p>Padang Bentuk Lembaga Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat<p>

VALORAnews - Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Padang, membentuk Perlindungan...

JK Pastikan Pembangunan Ulang Pasar Atas Tanpa Investor

AI Mangindo Kayo | Sabtu, 04-11-2017 | 19:04 WIB | 2415 klik | Nasional
<p>JK Pastikan Pembangunan Ulang Pasar Atas Tanpa Investor<p>

Wakil Presiden RI, Muhammad Jusuf Kalla meninjau lokasi kebakaran di Pasar Ateh, Bukittinggi, Sabtu (4/11/2017). Kunjungan ini dihadiri sejumlah menteri, anggota DPR RI, gubernur, forkopimda, walikota Bukittinggi dan lainnya. (facebook firdaus hb)

VALORAnews -- Wakil Presiden RI, Muhammad Jusuf Kalla memastikan, pembangunan kembali Pasar Ateh yang terbakar, 30 Oktober 2017 pagi, menggunakan anggaran dari APBN, APBD Provinsi serta APBD Kota Bukittinggi serta support lainnya dari pihak yang tidak mengikat.

"Tidak akan ada pola kerjasama dengan investor, karena itu hanya akan memberatkan korban kebakaran untuk membelinya nanti," kata Jusuf Kalla saat meninjau bekas kebakaran Pasar Ateh, Sabtu (4/11/2017) sore.

Rombongan Wapres Sumando Ninik Mamak Rang Minang menemui korban kebakaran Pasar Ateh ini, diikuti beberapa menteri, Anggota DPR RI dan Tokoh-tokoh Forum Sillaturrahim Saudagar Minang dan lainnya. Rombongan disambut Gubernur, Forkopimda, Walikota Bukittinggi dan lainnya.


Dikesempatan itu, JK beserta Ibu Mufidah, menyampaikan dukacita mendalam dengan musibah ini. Dia mendoakan semoga korban kebakaran tabah serta kembali bangkit untuk berdagang.

JK yang sempat berkeliling di lokasi kebakaran menegaskan, penataan pasar yang akan dibangun baru nanti, harus memperhatikan estetika, fungsi, kenyamanan dan keamanan. Dia juga meminta untuk dipertimbangkan adanya lahan parkir di basement.

Semua langkah-langkah pembangunan ulang pasar ini, terangnya, akan dikerjakan secara cepat oleh Pemko Bukittinggi, Pemprov Sumbar dan didukung pemerintah pusat mengingat kebutuhan vital masyarakat dengan terlebih dulu membangun pasar penampungan sementara yang layak.

"Dalam pembangunan ini nanti, Pemko diharapkan mendengarkan masukan dari para pedagang yang jadi korban kebakaran," pesan JK.

"Demikian, semoga semua pihak terkait bisa berperan maksimal dan bersungguh-sungguh dengan memperhatikan kepentingan korban kebakaran dan kepentingan warga Bukittinggi," tambahnya. (kyo)

Komentar