MITRA VALORA NEWS

Rabu, 2017-11-22 22:40 WIB

Padang Bentuk Lembaga Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat

<p>Padang Bentuk Lembaga Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat<p>

VALORAnews - Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Padang, membentuk Perlindungan...

Ratusan Aparat Kawal Lanjutan Pengerjaan Jalan Bypass

AI Mangindo Kayo | Kamis, 09-11-2017 | 16:32 WIB | 1524 klik | Kota Padang
<p>Ratusan Aparat Kawal Lanjutan Pengerjaan Jalan Bypass<p>

Ratusan aparat mengawal langsung proses pengerjaan lanjutan jalan Bypass Padang, Kamis (9/11/2017). Sebelumnya, pengerjaan jalan ini sempat terhenti karena terdapat penolakan masyarakat di 11 titik. (humas)

VALORAnews -- Pembangunan jalan Bypass Padang yang sempat terhenti, kembali dilanjutkan Kamis (9/11/2017). Lanjutan pekerjaan kali ini dikawal dari ratusan aparat gabungan kepolisian, TNI dan Satuan Polisi Pamong Praja.

Sebanyak 370 personil keamanan dilibatkan, terdiri dari 200 gabungan TNI dan Polri, 170 personil gabungan Satpol PP dan petugas Dinas Perhubungan. Sebelumnya, tim pengamanan melaksanakan apel dan mendapat pengarahan dari Walikota Padang, Mahyeldi Dt Marajo di Balaikota Padang.

Dalam apel, Mahyeldi menegaskan, aparat dan pejabat pemerintah harus mampu memberikan pemahaman kepada warga, terkait hak-hak negara dan masyarakat.


"Sebagai pejabat pemerintahan wajib menjelaskan ini kepada masyarakat. Ada hak rakyat, kita kasih, begitu pun hak negara kita laksanakan," terang Mahyeldi.

Menurut dia, pembangunan jalur dua Jalan Padang Bypass ini sudah ada dalam keputusan negara. Bahwa jalan selebar 40 meter adalah milik negara. "Ini sudah melalui proses hukum dan sudah ditetapkan oleh negara. Kita harus menjalankan tugas ini demi menyelesaikan pembangunan diakhir 2017 ini," tegas Mahyeldi.

Dikatakan Mahyeldi, ada 11 titik yang masih dipermasalahkan hingga saat ini. Dua ada di kecamatan Gunung Pauh, 7 di kecamatan Kuranji dan 2 lagi di kecamatan Koto Tangah. Ada sekitar 1,2 km yang masih belum selesai.

"Kepada semua pihak yang terlibat dalam pekerjaan jalan, jangan ragu. Kita akan turunkan aparat untuk menjaga agar pengerjaan jalan dapat berlangsung aman. Di lapangan, tidak ada lagi negosiasi karena Pemko Padang sudah membentuk tim khusus negosiasi dan mediasi," jelasnya.

Pantauan situasi di lapangan, pada beberapa titik pengerjaan berjalan lancar dan aman. Tidak ada tindakan penghalangan dari warga yang masih merasa menguasai lahan. Bahkan, beberapa orang tokoh masyarakat turut memberikan dukungan terhadap kelanjutan pengerjaan jalan bypass.

"Kami mendukung dilanjutkannya pembangunan jalan bypass. Jika dibiarkan terbengkalai seperti sekarang, akan banyak terjadi kecelakaan dan kemacetan parah karena ada penyempitan jalan," kata Sutan Sati, salah seorang warga. (rls/vri)

Komentar