MITRA VALORA NEWS

Rabu, 2017-11-22 22:40 WIB

Padang Bentuk Lembaga Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat

<p>Padang Bentuk Lembaga Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat<p>

VALORAnews - Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Padang, membentuk Perlindungan...

Padang Jalin Kerjasama dengan BMKG Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

AI Mangindo Kayo | Senin, 13-11-2017 | 16:23 WIB | 75 klik | Kota Padang
<p>Padang Jalin Kerjasama dengan BMKG Perkuat Kesiapsiagaan Bencana<p>

Walikota Padang, Mahyeldi Dt Marajo foto bersama dengan Edy Hasymi (kepala BPBD Padang), Rahmat Triyono (Koordinator BMKG se-Sumbar) dan Kepala UPT BNPB regional Sumatra, Yazid Fadhli, usai penandatanganan perjanjian kerjasama antara Pemko Padang dengan BMKG, Senin (13/11/2017). (humas)

VALORAnews - Sebagai daerah sering digoyang gempa bumi dan berpotensi tsunami, Pemko Padang justru menjadikan hal itu sebagai sebuah kekuatan. Paling tidak, kerawanan terhadap bencana jadi kekuatan meningkatkan kualitas kesiagaan masyarakat dan ketahanan bangunan-bangunan yang ada.

Hal itu disampaikan Walikota Padang, Mahyeldi Dt Marajo saat membuka Rapat Koordinasi Kebencanaan di sebuah hotel di Padang, Senin (13/11/2017).

"Kerawanan terhadap bencana justru mendorong kita lebih meningkatkan pengetahuan supaya siaga bencana dan melakukan upaya-upaya mitigasi lebih serius," ungkapnya.


Dia menambahkan, keterlibatan semua pihak dalam penanganan bencana dan pengurangan resiko tentunya dengan meningkatkan koordinasi.

"Koordinasi lintas stakeholder dan masyarakat perlu diperkuat," ujarnya.

Dalam upaya peningkatan kesiapsiagaan bencana, Padang juga diperkuat melalui kerjasama dengan beberapa negara yaitu China, New Zaland dan Jepang. Kerjasama dengan tiga negara tersebut disamping penerapan teknologi konstruksi bangunan tahan gempa juga dalam melatih masayarakat cerdas dan tanggap bencana.

"Melalui kerjasama dengan beberapa kota di negara ini kita mengadopsi hal-hal yang lebih maju di bidang kebencanaan. Juga dalam mewujudkan masyarakat yang cerdas bencana dan bangunan-bangunan yang ramah gempa," jelas Mahyeldi.

Sementara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang, Edi Hasymi mengatakan, Rakor Kebencanaan kali ini bertujuan meningkatkan koordinasi dalam rangka mewujudkan Padang sebagai kota cerdas bencana.

"Rakor diikuti unsur lembaga pemerintah dan relawan kebencanaan. Jumlah peserta sebanyak 170 orang," katanya.

Dia menyebut, Rakor ini sangat penting karena intinya adalah meningkatkan kerjasama dan pola kerja tim. Sebab, dalam menangani bencana tidak bisa dilakukan pihaknya sendiri.

"BPBD tidak bisa sendirian. Harus bekerjasama dengan lembaga-lembaga yang ada, serta melibatkan unsur masyarakat," tukas Edi

Pada kesempatan ini, BPBD juga menandatangani perjanjian kerjasama dengan Badan Meteorologi Klimatoogo Geofisika (BMKG). Penandatangan perjanjian tersebut disaksikan walikota Padang bersama Kepala UPT BNPB regional Sumatra, Yazid Fadhli. (rls/vri)

Komentar