MITRA VALORA NEWS

Rabu, 2017-11-22 22:40 WIB

Padang Bentuk Lembaga Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat

<p>Padang Bentuk Lembaga Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat<p>

VALORAnews - Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Padang, membentuk Perlindungan...

Fris Okta Falma Meriahkan Panggung Musik MTQ Sumbar ke-37

AI Mangindo Kayo | Senin, 13-11-2017 | 16:56 WIB | 33 klik | Kota Pariaman
<p>Fris Okta Falma Meriahkan Panggung Musik MTQ Sumbar ke-37<p>

Fris Okta Falma saat tampil di acara penutupan MTQ Nasional Tingkat Sumbar 2017 di Pariaman. (istimewa)

VALORAnews - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional Tingkat Provinsi Sumatera Barat ke-37 Tahun 2017 yang digelar di Kota Pariaman, telah ditutup pukul 23.30 WIB, Jumat (10/11/2017) malam. Di acara penutupannya, menampilkan paduan suara, orkestra, combo band dan solo vokal, arahan musisi muda Fris Okta Falma, yang berperan sebagai Pimpinan Produksi dan Music Director. Acara berlangsung dengan khidmat dan meriah.

"Materi yang kami tampilkan pada acara penutupan adalah lagu-lagu religi yang mengajak kita agar meningkatkan keimanan, terutama bagi para siswa SMA yang ikut dalam paduan suara ini. Dengan menghafal lirik shalawat badar yang mereka nyanyikan, semoga membiasakan mereka bershalawat," kata Fris, musisi muda asal Koto Subarang - Padangpanjang, kelahiran Bukittinggi 4 Oktober 1989, ketika diwawancarai, Ahad (12/11/2017).

Pesan moral ada pada lagu hymne dan mars, terang dia, mengajak semua orang untuk selalu bermoral, loyal dan totalitas mencintai negara dalam ruang berketuhanan. Pada acara pembukaan MTQ Sumbar ke-37 ini, Fris juga bertindak sebagai Pimpinan Produksi dan Music Director untuk orkestra Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang dan paduan suara Andalaswara.


"Di acara pembukaannya, kita menampilkan kolaborasi musik orkestra dengan musik tradisi Minangkabau, yang mengiringi paduan suara, pengibaran bendera MTQ, dan beberapa lagu religi. Untuk aransemen musiknya dibantu beberapa orang dosen dan alumni ISI Padangpanjang," kata Fris, anak dari pasangan Syafrudin (asal Muaralabuh) dan Sulastri.

"Ini pengalaman perdana saya dipercaya untuk mengurus event sebesar ini, pertunjukan kesenian musik yang melibatkan ratusan orang, dengan berbagai sajian pertunjukan. Secara tidak langsung saya dapat ilmu untuk memanajemeni lebih dari 150 orang," terangnya.

"Hal ini tentu tidak mudah. Acara yang diadakan di Pantai Kata, Pariaman ini sangat menunjang pariwisata, dapat menghibur para kafilah. Namun kendalanya, kondisi cuaca yang saat ini mudah berubah membuat kewalahan," kata Fris, yang pada Juli 2017 mengomposeri penampilan Sumbar Talenta di 51'st International Folklore Festival-Zagreb, Kroasia. (rls)

Komentar

Berita Kota Pariaman