MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2018-12-13 19:50 WIB

DPTHP Kedua Catatkan Ribuan Pemilih Tanpa Dokumen Kependudukan di Sumbar

<p>DPTHP Kedua Catatkan Ribuan Pemilih Tanpa Dokumen Kependudukan di Sumbar<p>

VALORAnews - Pemilih di Sumbar bertambah 76.242 orang setelah penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Kedua (DPTHP-2) di Padang, Rabu...

Kepengurusan LK3 Padangpariaman Diisi Berbagai Unsur

AI Mangindo Kayo | Kamis, 16-11-2017 | 21:33 WIB | 292 klik | Kab. Padang Pariaman
<p>Kepengurusan LK3 Padangpariaman Diisi Berbagai Unsur<p>

Sekretaris Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (SosialP3A) Padangpariaman, Amril, Kamis (16/11/2017) memimpin rapat perdana pengurus LK3 Padangpariaman periode 2017-2019 di aula Dinas Sosial Padangpariaman di Kota Pariaman. (istimewa)

VALORAnews - Lembaga Konsultasi Kesejahteraaan Keluarga (LK3) Kabupaten Padangpariaman, diharapkan keluasannya dalam menghadapi masyarakat yang menghadapi masalah. Dalam melayani masyarakat dibutuhkan keikhlasan dan sepenuh hati.

Demikian diungkapkan Sekretaris Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (SosialP3A) Padangpariaman, Amril, Kamis (16/11/2017) pada rapat perdana pengurus LK3 Padangpariaman periode 2017-2019 di aula Dinas Sosial Padangpariaman di Pariaman.

Rapat dipimpin Sekretaris LK3 Padangpariaman, Armaidi Tanjung, dihadiri Penanggungjawab LK3 Padangpariaman, Hj Yeniwati, juga Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas SosialP3A.


Menurut Amril, keseriusan masing-masing pengurus LK3 sangat penting. Banyak permasalahan keluarga yang membutuhkan kekompakkan dalam menangganan kasus. "In Syaa Allah Dinas SosialP3A akan mendukung kegiatan LK3," kata Amril.

Sementara, Armaidi Tanjung menyebutkan, LK3 periode ini berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan melakukan rekruitmen pengurus dari berbagai kalangan. Dengan latar belakang pengurus yang beragam, diharapkan pelayanan yang diberikan dapat ditingkatkan.

Menurut Armaidi, masalah keluarga saat ini memang makin banyak terjadi yang membutuhkan kehadiran LK3. Dengan masuknya unsur psikolog, kepolisian, kesehatan, konselor/pendidik, ulama, disamping pekerja sosial yang ditambah, In Syaa Allah LK3 bisa lebih fokus dalam menjalankan programnya.

"Padangpariaman termasuk daerah yang cukup banyak terjadinya pencabulan terhadap anak, anak berhadapan dengan hukum, penyalahgunaan narkoba dan penyakit masyarakat lainnya. Semuanya akan berdampak terhadap keutuhan dan kesejahteraan keluarga," kata Armaidi Tanjung.

Dikatakan Armaidi, ketika seorang laki-laki ditangkap pihak aparat karena diduga terlibat narkoba, maka jika laki-laki tersebut berstatus seorang ayah, suami, maka keluarganya akan menerima dampaknya. Apalagi si laki-laki merupakan tulang punggung satu-satunya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. "Tentu keluarga tersebut akan mengalami goncangan," kata Armaidi Tanjung.

Begitu pula dengan anak yang berhadapan dengan hukum. Sesuai dengan perkembangannya, anak harusnya belajar di bangku sekolah. Namun karena tindakan kesalahan, baik disengaja maupun tidak, harus berhadapan dengan hukum.

"Di sini penting adanya pendampingan dari pekerja sosial sehingga anak siap menerima resiko dari tindakannya dan tetap optimis menghadapi masa depannya," kata Armaidi.

Di antara pengurus yang bergabung adalah Dian Nofita Ariani, (psikolog), Aipda Roy (Kepolisian), dr. Hj Erlina, M.Ph (kesehatan), Sari Bulan (pendidikan/konselor), Dr H Zainal Tk Mudo M.Ag (keagamaan), Sedangkan unsur pekerja sosial adalah Mayang Sari, Zulkifli, Jupmaidi Ilham, Fatma Yetti, Trismayeni, Ondani dan Yusi Fitriani.

Pengurus LK3 Padang Pariaman periode 2017-2019 di-SK-kan Bupati Padang Pariaman melalui surat nomor 428/KEP/BPP/2017 tertanggal 4 Agustus 2017. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar