MITRA VALORA NEWS

Minggu, 2017-12-17 17:15 WIB

Kemendagri Diminta Seragamkan Lembaga Teknis Daerah Kesbangpol

<p>Kemendagri Diminta Seragamkan Lembaga Teknis Daerah Kesbangpol<p>

VALORAnews - Rapat Koordinasi Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) se-Sumatera Barat berakhir, Sabtu (16/12/2017). Dalam rapat koordinasi selama...

Hj Mufida Kalla Buka Festival Pesona Budaya Minangkabau

AI Mangindo Kayo | Kamis, 30-11-2017 | 17:43 WIB | 70 klik | Kab. Tanah Datar
<p>Hj Mufida Kalla Buka Festival Pesona Budaya Minangkabau<p>

Istri Wapres RI, Mufidah Jusuf Kalla disambut dengan tari gelombang, saat meresmikan Festival Pesona Budaya Minangkabau 2017 di Istano Basa Pagaruyung, Rabu (29/11/2017). (humas)

VALORAnews - Wagub Sumbar, H Nasrul Abit Dt Malintang Panai mendampingi Istri Wapres RI, Mufida Jusuf Kalla dalam kunjungan kerja sehari ke Sumatera Barat, tepatnya di Kabupaten Tanahdatar, Rabu (29/11/2017). Agenda utama kunjungan ini membuka Festival Pesona Budaya Minangkabau 2017 di Istano Basa Pagaruyung.

Hadir dalam kesempatan ini, Nevi Zuraina, Wartawati Nasrul Abit, Ketua DPRD Sumbar, Hendra Irwan Rahim, Forkopimda Sumbar, Bupati Tanahdatar, Forkopimda Tanahdatar dan Kepala OPD di lingkup Pemkab Tanahdatar.

Mufidah tampak puas saat menyaksikan sekitar 1117 orang membawakan tari kolosal Pesona Minangkabau. Penari ini berasal dari Sanggar Tari Bunian PKK Nagari. Juga ada arakan-arakan Jamba (nampan berisi lauk pauk yang diangkat di atas kepala). Arakan jamba ini dinilai sebagai peserta yang terbanyak sehingga memecahkan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia).


Kekompakan gerak tari serta semaraknya warna busana yang dikenakan makin memberi suka cita bagi undangan yang hadir pada acara pembuka Festival Pesona Budaya Minangkabau 2017. Festival tahunan ini, juga dirangkaikan dengan penyerahan Buku Iluminasi Batik Minang Pariangan oleh Nevi Zuraina dan penyerahan Songket Pandai Sikek oleh Ketua Dekranasda Tanahdatar ke Mufidah.

Dalam sambutan selamat datangnya, Nasrul Abit berharap, festival adat Minangkabau ini dapat terus dilestarikan. Menurutnya, sudah banyak prestasi budaya dan karya nyata yang diraih Sumbar baik nasional maupun internasional.

Selanjutnya, dia mengimbau seluruh bupati dan walikota se-Sumbar, untuk berpartisipasi aktif mempromosikan setiap kegiatan kebudayaan yang digelar di daerah masing-masing. Agar, nama Sumbar terus mencuat sebagai salah satu destinasi wisata favorit, tidak hanya di lingkup domestik namun juga mancanegara.

Dikatakan, promosi destinasi wisata di Sumatera Barat membutuhkan koordinasi yang baik antara Pemprov Sumbar dan Pemkab/Pemko di Sumbar. Dia mendorong koordinasi tersebut dapat terlaksana secara terjadwal.

"Kami mendukung penuh seluruh kegiatan pariwisata yang mengangkat sektor budaya Minangkabau. Selain akan berpengaruh baik pada pertumbuhan ekonomi kita, kegiatan tersebut dapat melestarikan, melekatkan, dan memperkuat identitas keminangan masyarakat dan generasi muda kita," terang Nasrul Abit.

Hal senada dikatakan Mufidah. Adat budaya Minangkabau ini harus dipertahankan dan dilestarikan. "Acara seperti ini sangat penting, agar anak anak muda tahu bahwa ada budaya Minang yang perlu dilestarikan. Saya sangat mendukung acara ini, apalagi bisa dihadiri tamu dari negara negara tetangga," kata Mufidah yang membawa rombongan Ibu-ibu Oase Kabinet Kerja dan Dekranas.

Setelah membuka festival, Mufidah menyempatkan diri meninjau pameran tenun songket massal produk pengrajin Sumbar. (rls/kyo)

Komentar